Meski Marah, Lippi Bela Totti

Meski Marah, Lippi Bela Totti

- Sepakbola
Minggu, 10 Okt 2004 19:04 WIB
Jakarta - Pelatih Italia Marcello Lippi mengaku sangat marah setelah kalah 0-1 dari Slovenia. Namun Lippi tidak menerima jika pemainnya di kritik, terutama Francesco Totti.Keberhasilan Slovenia mengatasi Italia di kualifikasi Piala Dunia 2006, Minggu (10/10/2004) benar-benar satu kejutan. Tetapi bagi Lippi kejutan tersebut membuat dirinya sangat marah."Saya sedih, kecewa, marah dan jengkel." Demikianlah ucapan pembuka dari Lippi saat konfrensi pers usai pertandingan, seperti dilansir Channel4, Minggu (10/10/2004).Selama 90 menit pertandingan bisa dibilang Italia lebih banyak menguasai permainan. Kiper Gianluigi Buffon juga sempat melakukan penyelamatan gemilang. Namun akhirnya tetap harus memungut bola dari gawangnya."Slovenia hanya memiliki dua peluang. Dan satu diantaranya menjadi gol akibat bunuh diri Gianluca Zambarotta. Sejujurnya pertandingan ini seharusnya seri, meski sebenarnya kami memiliki peluang yang terbuang," ujarnya.Gol tunggal Slovenia terjadi pada menit ke 83 yang berawal dari tendangan bebas. Bola yang mengarah ke gawang disundul oleh Simon Cesar, dan masuk ke gawang setelah sempat membentur Zambarotta.Meskipun kecewa, Lippi tidak ingin media menyalahkan para pemainnya semata. Menurutnya semangat pertandingan pemain italia tidak kalah dengan Slovenia. Apalgi saat ada pertanyaan yang menyinggung tidak produktifnya Totti."Mengapa Anda selalu menanyakan Totti? Dia telah melakukan dengan baik apa yang saya instruksikan. Dia efektif sebagai pemain tengah maupun striker," tandasnya. "Satu-satunya kesalahan kami yaitu tidak memasukkan bola ke dalam gawang, meski berkali-kali memiliki peluang," ujarnya. (lom/)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads