Kualifikasi Piala Dunia 2006
Prancis dan Henry Kembali Beraksi
Kamis, 14 Okt 2004 06:16 WIB
Jakarta - Setelah ditahan Irlandia tanpa gol akhir pekan lalu Prancis akhirnya kembali menuai kemenangan setelah menekuk tuan rumah Siprus, Kamis (14/10/2004) dinihari WIB. Kendati masih jauh dari permainan terbaiknya, namun kemenangan ini bermakna cukup penting bagi Les Bleus. Dengan tambahan tiga poin maka anak-anak asuhan Raymond Domenech menjaga peluangnya lolos ke putaran final.Saat ini, setelah melakoni empat pertandingan Patrick Vieira dan kawan-kawan menduduki peringkat kedua dengan delapan poin. Mereka hanya kalah selisih gol dari pimpinan sementara, Irlandia, yang hari ini juga menang 2-0 atas Kepulauan Faroe.Kemenangan Prancis di Nicosia ini dibuka Sylvain Wiltord ketika babak pertama tersisa tujuh menit. Ia meneruskan umpan Thierry Henry dari sektor kanan pertahanan Siprus dan menjebol gawang Nikos Panayiotou.Gol kedua Prancis dibuat Henry di menit 72. Bomber klub Arsenal itu melakukannya setelah menerima umpan pemain pengganti Daniel Moreira. Ini adalah gol internasional pertama Henry dalam empat bulan terakhir. Berti Vogts dicemooh lagiPada pertandingan Grup 5 di Tiraspol, Moldova, pelatih Skotlandia Berti Vogts kembali mengecewakan pendukungnya. Pelatih asal Jerman itu lagi-lagi gagal mempersembahkan kemenangan buat The Tartan Army karena hanya bermain 1-1 dengan tuan rumah.Suporter Skotlandia kian jengkel pada Vogts dan melontarkan kata-kata cemoohan kepada pelatih yang membawa Jerman menjuarai Piala Eropa 1996 itu. Pasalnya, dari tiga kali bertanding di kualifikasi Piala Dunia 2006, Barry Ferguson cs belum pernah menang dan baru memetik dua poin.Akibatnya Skotlandia terpuruk di posisi dua dari bawah di klasemen sementara. Total, sejak menggantikan Criag Brown pada Maret 2002, Vogts baru delapan kali mempersembahkan kemenangan dari 31 pertandingan.Bisa dipastikan setelah ini ia bakal mendapat tekanan lebih deras lagi untuk mundur. Namun Vogts mengatakan hanya akan berhenti jika Asosiasi Sepakbola Skotlandia memintanya demikian.Moldova, tim peringkat 113 dunia, mencetak gol lebih dulu pada menit 27 lewat sontekan penyerang asal CSKA Moskow, Serghei Dadu. Skotlandia membalasnya hanya berselang tiga menit setelah umpan silang Darren Fletcher dapat dituntaskan Steve Thompson dengan baik.Susunan timSiprus: 1-Nikos Panayiotou; 6-Stelios Okkarides, 3-Nikos Nikolaou, 5-Loizos Kakoyiannis; 17-Marinos Satsias, 15-Marios Ilia, 13-Elias Charalambous, 14-Stavros Georgiou, 10-Costas Charalambidis (7-Konstantinos Makridis 56), 9-Yiannakis Okkas, 11-Michael Constandinou (18-Yiasoumis Yiasoumis 82) Prancis: 16-Fabien Barthez; 5-William Gallas, 19-Gael Givet, 14-Sebastien Squillaci, 13-Mikael Silvestre; 4-Patrick Vieira, 17-Olivier Dacourt (6-Alou Diarra 90), 7-Robert Pires (8-Daniel Moreira 46), 11-Sylvain Wiltord; 12-Thierry Henry, 20-Peguy Luyindula (3-Patrice Evra 66) Moldova: 1-Evgheni Hmaruc; 2-Alexei Savinov, 3-Serghei Lascencov, 4-Ghenadie Olexici (16-Boris Cebotari 38), 5-Valeriu Catinsus; 6-Juri Priganiuc, 7-Serghei Covalciuc, 8-Stanislav Ivanov, 9-Serghei Rogaciov; 10-Julian Bursuc, 11-Serghei Dadu Skotlandia: 1-Craig Gordon; 2-Gary Caldwell, 3-Gary Naysmith (17-Ian Murray 46), 4-Steven Caldwell, 5-Andy Webster; 6-Barry Ferguson, 7-Darren Fletcher (16-Kenny Miller 65), 8-Gary Holt, 11-Colin Cameron; 9-Steve Thompson (18-Lee McCulloch 85), 10-Steve Crawford (a2s/)











































