Isco jadi salah satu pemain yang mencuat selama perhelatan Piala Eropa U-21. Tak hanya agresif, Isco juga tercatat relatif efektif dalam memanfaatkan peluang.
Spanyol ditahbiskan menjadi juara Piala Eropa U-21 --sama seperti dua tahun silam-- setelah mengalahkan Italia 4-2 pada laga final di Yerusalem, Rabu (19/6/2013) dinihari WIB. Isco mencetak satu gol pada pertandingan itu.
Diplot sebagai salah satu gelandang, Isco memang tidak menyumbang assist sama sekali pada turnamen ini. Namun, dia tercatat sebagai salah satu pemain tersubur, di mana dia mencetak 3 gol.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Bandingkan dengan Alvaro Morata yang jadi pemain paling banyak melepaskan tembakan sepanjang turnamen. Tercatat, Morata melepaskan 8 attempts on target dan 8 attempts off target dan pada akhirnya mencetak 4 gol --sekaligus menjadi top skorer turnamen.
Kendati bersinar, Isco enggan mengomentari diri sendiri. Dia justru memuji permainan tim secara keseluruhan.
"Yang paling penting adalah menjadi juara. Saya tak habis pikir betapa kuatnya kami di turnamen ini. Kami sangat senang," ujarnya kepada AS.
Dengan performa yang demikian bagus, wajar kalau kemudian dia jadi incaran. Tercatat, Manchester City dan Real Madrid dikabarkan memburu tanda tangannya.
Namun, City disebut terdepan lantaran musim depan bakal ditangani Manuel Pellegrini, yang juga menangani Isco di Malaga.
(roz/a2s)











































