Neymar disebut-sebut bermain tidak terlalu bersinar ketika Brasil bermain imbang melawan Inggris beberapa waktu lalu. Kendati sukses memembuat beberapa peluang pada laga itu, dia tidak mencetak satu gol pun --tidak pula assist. Dia disebut-sebut terbebani label sebagai tumpuan utama Selecao.
Tapi permainannya membaik di tiga pertandingan berikutnya. Terhitung di laga menghadapi Prancis, Jepang, dan Meksiko, Neymar membuat dua gol dan dua assist. Catatan lainnya, hanya di laga menghadapi Meksiko dia bermain penuh 90 menit.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Pada proses gol kedua itu, Neymar melakukan aksi individu ciamik. Dia menusuk dari sisi kiri, meliuk mengecoh seorang bek lawan, dan akhirnya melepaskan umpan tarik ke depan gawang Meksiko. Jo mudah saja tinggal menceploskan bola ke dalam gawang.
Apa yang dilakukan Neymar pada pertandingan itu adalah apa yang banyak diekspektasikan darinya. Sebagai pemain nomor 10 dari Brasil, dia diharapkan tak hanya menyandang label bintang, tetapi juga menjadi sosok yang berbahaya bagi pertahanan lawan.
Soccernet mencatat agresivitas Neymar sebagai berikut: dia melepaskan 4 attempts, di mana 2 di antanya berstatus on target. Dia juga jadi pemain yang paling banyak melepaskan tembakan pada laga tersebut.
"Neymar punya skill dan dia menciptakan banyak masalah untuk Meksiko sepanjang laga," kata Luiz Felipe Scolari di Yahoosports.
"Dia melakukan apa yang kami butuhkan dari dirinya, yakni membantu kami meruntuhkan pertahanan Meksiko."
Dengan hasil atas Meksiko itu, Brasil untuk sementara memimpin klasemen Grup A di Piala Konfederasi. Mereka mengoleksi enam poin hasil dari dua kemenangan di dua laga. Sementara Meksio belum mendapat poin setelah menelan kekalahan di dua pertandingan.
Di laga terakhir grup, Brasil bakal menghadapi Italia. Ini bakal jadi ujian untuk Neymar selanjutnya.
(roz/krs)











































