Rafael yang bermain stabil bersama The Red Devils musim lalu dengan catatan 28 laga dan sumbangan tiga gol di Premier League, malah tak dipanggil ke timnas Brasil di Piala Konfederasi bulan Juni lalu.
Sepanjang kariernya sebagai pesepakbola, Rafael baru mencatatkan dua caps untuk timnas senior. Terakhir kali dia dipanggil ke skuat asuhan Luiz Felippe Scolari itu pada 15 Agustus tahun lalu.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Rafael yang sudah meninggalkan Brasil sejak muda untuk bergabung dengan MU dinilai enggan untuk membela tanah kelahirannya. Atas tuduhan itu, dia memberikan sanggahan.
"Banyak orang berpikir bahwa saya tidak mau bermain untuk Brasil karena saya pergi di saat saya masih muda," kata Rafael seperti dilansir oleh Sky Sports.
"Saya dan saudara saya memilih pergi karena kehidupan untuk pesepakbola muda Brasil penuh dengan ketidakpastian."
"Semua orang di sekitar rumah kami berpikir kami tidak peduli. Kami peduli. Saya bakal sangat senang andai mendapatkan kesempatan untuk membela negara saya."
"Saya tidak terlalu memikirkan anggapan itu karena apa yang terjadi dan sebab banyak hal yang harus dilakukan bersama klub. Tapi, impian untuk bermain di Piala Dunia bersama Brasil di Brasil tidak pernah berlalu. Saya akan senang jika hal itu menjadi kenyataan," tambahnya.
(cas/roz)











































