Pada pertandingan pekan kedua Ligue 1 musim ini, Minggu (18/8/2013), PSG yang bermain di kandang sendiri, gagal meraih poin penuh. Mereka hanya bisa menuai hasil seri dari klub yang musim lalu nyaris terdegradasi, AC Ajaccio.
Sudah begitu, PSG malah kebobolan lebih dulu, setelah Benoit Predetti menjebol gawang Salvatore Sirigu di menit kesembilan. Dan skor 0-1 itu bahkan bertahan sampai menit-menit akhir babak kedua.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Hasil seri itu merupakan pengulangan yang didapat PSG di pekan sebelumnya, ketika Thiago Silva dkk. ditahan Montpellier 1-1. Prosesnya pun mirip: gawang Sirigu lebih dulu kebobolan, sebelum mereka menyamakan kedudukan di babak kedua.
Dua hasil seri dari dua pertandingan tentu bukanlah start yang impresif buat PSG sebagai juara bertahan, maupun Blanc sebagai pelatih baru. Terutama Blanc, ia tentu saja dibebani ekspektasi tinggi mengingat dialah yang dipilih klub kaya baru itu, setelah gagal mempertahankan Carlo Ancelotti yang memutuskan pindah ke Real Madrid.
Di sisi lain PSG menjadi tantangan tersendiri pada Blanc, yang sempat menganggur selama satu tahun, setelah meletakkan jabatannya sebagai pelatih timnas Prancis pada Juni 2012.
Meski demikian, tentu saja Blanc masih bisa punya "pembelaan. Pertama, toh musim lalu PSG juga mengawali musim dengan seri, bahkan tiga kali berturut-turut: dari Morient, Ajaccio, dan Bordeaux. Kedua, mantan bek Marseille, Napoli, Barcelona dan Manchester United itu sudah memberi satu trofi kepada PSG, yaitu Piala Super Prancis, setelah menundukkan Bordeaux 2-1 pada 3 Agustus lalu.
Namun, PSG tak bisa berleha-leha. Sebabnya, tim promosi yang digadang-gadang bakal jadi kuda hitam di musim ini, AS Monaco, memulai kampanyenya dengan positif: dua kali main, dua kali menang. Setelah menekuk Bordeaux 2-1, tadi malam tim asuhan Claudio Ranieri menang 4-1 atas Montpellier.
Saat ini Monaco ada di peringkat kedua klasemen, di bawah Lyon yang juga selalu menang dari dua pertandingannya. Selain Lyon dan Monaco, dua tim lain yang memetik angka sempurna dalam dua pekan ini adalah Marseille dan St Etienne.
"Kami belum siap. Kami tahu itu," ungkap Blanc setelah pertandingan tadi malam melawan Ajaccio.
"Kekecewaan sesungguhnya adalah kami kehilangan dua poin malam ini. Padahal Paris layak menang."
Sejak awal Blanc sesumbar bisa membuat PSG lebih baik dan berkilau daripada musim lalu, walaupun ia menyadari akan banyak tekanan pada dirinya dan pasukannya. Dan biasanya pula, tim-tim lawan pun memiliki motivasi lebih untuk bisa mengalahkan mereka.
"Kami kecewa dan frustasi. Kami akan akan menjadwalkan latihan lebih ketat pekan depan. Sekali lagi, kami memang belum siap," pria 47 tahun itu, dikutip dari BBC.
(fem/a2s)











































