Viera Minta Aragones Dihukum
Selasa, 23 Nov 2004 01:00 WIB
Jakarta - Kapten Arsenal Patrick Vieira kecewa karena belum ada sanksi yang dikenakan kepada pelatih Spanyol Luis Aragones. Menurutnya Aragones bertanggung jawab terhadap isu rasis yang berkembang akhir-akhir ini.Aragones menjadi pemicu mencuatnya isu rasis di Spanyol beberapa waktu lalu. Saat itu ucapannya yang menyebut Thierry Henry sebagai "kotoran hitam" memancing reaksi banyak pihak. Namun hingga kini tidak ada tindakan yang diambil FIFA maupun UEFA."Jika pemain melakukan sesuatu yang kemudian dicontoh, maka yang bertanggung jawab ialah pelatih. Mereka seharusnya tidak melakukan hal seperti itu, terutama di depan umum," ujar Viera, seperti dilansir BBC, Senin (22/11/2004)."Saya kecewa karena FIFA dan UEFA tidak melakukan tindakan apapun atau mengkritiknya. Padahal dia adalah pelatih Spanyol," lanjut Vieira.Tindakan Aragones kemudian justru menjadi contoh yang dipraktekkan supoerter Spanyol kala Inggris bertandang ke Santiago Bernabeu menghadapi Spanyol 17 November lalu. Kali ini dua pemain The Tree Lions, Shaun Wright Phillips dan Ashley Cole menjadi objek ejekan."Dia membawa sepakbola Spanyol menjadi idiot. Dia menjadikan semua pemain Idiot. Tidak adanya reaksi terhadap tindakannya, menunjukkan bahwa rasis bukanlah hal yang kontrversi di Spanyol," lanjutnya.Pernyataan Vieira juga didukung Cole. "Bagi saya Aragoneslah yang memulai semuanya. Jadi wajar saja jika kemudian ditiru pendukungnya," ujar Cole. Saat pertandingan antara Spanyol dan Inggris berlangsung, Cole sempat menghampiri Aragones dan kemudian bersitegang. Namun selanjutnya bek Arsenal itu menyesali tindakannya. (lom/)











































