UEFA Tunggu Laporan Insiden Real
Kamis, 25 Nov 2004 02:12 WIB
Jakarta - Suporter Real Madrid kembali mengulang tindakan tidak senonoh terhadap tim tamu. Kali ini Bayer Leverkusen yang menjadi korban. UEFA pun tinggal menunggu laporan wasit.Kali ini Real tampaknya tidak akan lolos dari sanksi akibat ulah suporternya. Banyak bukti memberatkan yang jelas-jelas memperlihatkan para suporter Real melakukan tindakan rasis.Saat pertandingan Liga Champions di stadion Santiago Bernabeu, para suporter Real menghina pemain Leverkusen Roque Junior dengan menirukan suara monyet sambil mengepak-ngepakkan kedua lengan tangan.Lebih dari itu para suporter juga memperagakan aksi salut gaya NAZI sambil berdiri. Hal ini jelas dimaksudkan untuk menghina Leverkusen yang berasal dari Jerman.UEFA memang sudah menerima bukti-bukti berupa rekaman pertandingan serta foto dan keterangan beberapa saksi. Namun badan sepakbola Eropa itu baru akan melakukan tindakan setelah menerima laporan pertandingan dari wasit yang paling lambat 48 jam setelah pertandingan.Mengenai hukuman yang akan diberikan, tidak ada aturan tertulis UEFA yang mengaturnya. "Hukuman yang akan dijatuhkan tergantung dari seberapa besar bobotmasalahnya," ujar juru bicara UEFA, William Gaillard, seperti dilansir BBC, Rabu (24/11/2004).Suporter Real akhir-akhir ini menjadi sorotan dunia sepakbola. Saat Spanyol menjamu Inggris di Bernabeu beberapa waktu lalu, suporter di Barnebeu juga melakukan penghinaan hampir serupa terhadap Ashley Cole dan Shaun Wright Phillips.Kritikan pun semakin gencar karena Federasi Sepakbola Spanyol (RFEF) tidak melakukan tindakan apapun terhadap suporternya. Bahkan pelatih Spanyol Luis Aragones yang melakukan penghinaan serupa terhadap pemain Prancis Thierry Henry, juga tidak dikenai sanksi. Jadi wajar saja jika kemudian dunia sepakbola menganggap Spanyol sebagai negara yang menyepelekan masalah rasis. (lom/)











































