Kado Dari Mourinho

Jelang Porto vs Chelsea

Kado Dari Mourinho

- Sepakbola
Selasa, 07 Des 2004 09:31 WIB
Jakarta - Chelsea yang sudah pasti lolos ke babak knock out pertama kemungkinan akan menurunkan tim lapis dua. Akankah ini menjadi kado bagi FCPorto yang sedang terancam?Posisi Chesea di puncak klasemen Grup H Liga Champions dipastikan sudah aman. Sementara tiga tim lainnya, Paris St Germain, Porto dan CSKA Moskow masih harus bertarung merebut tiket runner-up.Porto yang berada di posisi tiga di bawah PSG hanya memiliki satu pilihan yaitu menang, untuk lolos dari penyisihan grup. Namun ini pun tidak cukup, karena jika PSG berhasil mengalahkan CSKA, maka perjuangan Porto akan sia-sia.Jika kemungkinan buruk itu terjadi, maka Porto akan mencatat sejarah sebagai juara bertahan pertama yang tidak lolos dari babak penyisihan grup.Tetapi lupakan pertandingan lain, dan konsentrasi menghadapi Chelsea. Bermain di stadion Do Dragao, skuad asuhan Victor Fernandez memiliki tenaga lebih untuk menang.Secara kualitas pemain memang Porto kalah kelas dibandingkan calon lawannya. Namun Chelsea tentu akan berhitung aman dengan menyimpan beberapa pemain inti, untuk menghadapi Arsenal di Liga Inggris, Minggu (12/12/2004) mendatang.Inilah kesempatan besar yang dimiliki Porto. Harapan pun kini ditumpukan pada striker Benny McCharty. Pemain asal Afrika Selatan ini ada pertandingan kelima melawan CSKA, menjadi penyelamat lewat gol tunggalnya yang membuka peluang Porto.Selain sisi teknis, masalah non teknis juga jelas mempengaruhi pertandingan ini. Ancaman pembunuhan yang diterima Mourinho beberapa hari lalu, bisa jadi menggangu persiapan timnya. Bahkan mungkin saja pria yang membawa Porto menjadi juara di musim lalu ini, tidak akan seaktif biasanya memberikan instruksi di pinggir lapangan. Jika demikian yang terjadi maka ini akan menjadi "hadiah" tersendiri bagi tim tuan rumah.Tetapi apa benar ancaman pembunuhan itu membuat Chelsea gentar? Masih ada teori konspirasi lain yang mungkin dimainkan, yaitu menyangkut kepentingan Roman Abramovich. Miliuner Rusia yang memiliki saham mayoritas di Chelsea dan CSKA ini tentu berharap kedua timnya lolos 16 besar. Agar hal itu ingin terwujud, maka Chelsea harus serius membendung Porto dengan harapan CSKA mampu mengatasi PSG. Jadi, siapakah yang akan menerima kado dari Mourinho? (lom/)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads