Kemahalan, Jersey Baru Timnas Inggris Menuai Protes

Kemahalan, Jersey Baru Timnas Inggris Menuai Protes

- Sepakbola
Selasa, 01 Apr 2014 17:04 WIB
Kemahalan, Jersey Baru Timnas Inggris Menuai Protes
soccerbible.com
London - Timnas Inggris baru saja meluncurkan seragam mereka untuk Piala Dunia mendatang. Sayang reaksi publik tak semuanya positif dan ada protes terkait harga dari jersey Steven Gerrard dkk itu.

Seperti negara-negara peserta Piala Dunia lainnya, Inggris kemarin juga telah memperkenalkan jersey yag bakal dikenakan para pemain. Inggris memilih warna putih polos berpadu celan putih untuk seragam kandang, sementara untuk tandang dipilih warna merah menyala berpadu celana putih yang terinspirasi kostum saat menjuarai Piala Dunia 1966.

Sayangnya peluncuran itu mendapat sambutan negatif juga dari para suporter yang mengeluhkan mahalnya harga yang diterapkan Nike selaku kit sponsor The Three Lions.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Untuk satu buah jersey replika saja, fans minimal harus merogoh kocek sebesar 60 poundsterling (Rp 1,13 juta) untuk 'Stadium Shirts' dan termahal adalah 90 pound (Rp 1,69 juta) untuk 'Match Shirts', yang punya kualitas bahan sama seperti yang dipakai para pemain.

Jika harga di atas untuk jersey dewasa, maka untuk anak-anak berumur maksimal delapan tahun jersey dihargai sekitar 42 pound atau sekitar Rp 850 ribu.

"Saya sangat kecewa bahwa fans diminat untuk membayar hingga 90 pound untuk jersey Inggris yang baru," ujar anggota parlemen Inggris yang juga pelaksana tugas menteri olahraga Clive Efford di BBC.

"Pertandingan sepakbola sepertinya sudah terlalu memikirkan keuntungan dan komersialisasi dibanding untuk masyarakat serta fans, yang sudah menyokong sepakbola selama beberapa generasi," sambungnya.

Sejak berganti aparel dari Umbro ke Nike Mei 2013 lalu, tahun ini adalah kedua kalinya Inggris mengeluarkan seragam baru. Dengan harga yang kian mahal dan produsen kerap memasarkan produk baru, maka hal ini dinilai sudah menambah berat beban ekonomi masyarakat Inggris.

"Seringnya seragam ini berganti menambah mahal harga. Ketika orang-orang yang punya anak lebih dari satu dan datang membeli, maka harganya bisa lebih mahal. Orang-orang berpenghasilan rendah atau masyarakat moderat tak akan bisa membelinya."

Tak cuma pemerintah, salah satu pemain asal Inggris Joey Barton juga mengeluhkan mahalnya harga jersey tersebut.

"90 pound untuk harga jersey baru Inggris seperti "membunuh" fans. Kapan itu akan berhenti? Sulit. Menurut saya dengan membiarkan komersialisasi maka sepakbola akan kehilangan jiwanya. Hal seperti ini harus dihentikan," ujar Barton di akun twitter-nya.

Sementara itu FA melalui pernyataan resminya menegaskan bawah sebagai organisasi non profit, mereka sama sekali tidak ikut campur dalam penentuan harga yang dilakukan oleh Nike.

(mrp/din)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads