Setelah laga final di Maracana pada pertengahan Juli yang dimenangi Jerman dengan skor 1-0 lewat gol Mario Goetze di masa extra time, Argentina akan kembali menghadapi lawannya itu dalam sebuah laga friendly di Dusseldorf, Kamis (5/9) dinihari WIB besok.
Meski sudah lewat hampir dua bulan lamanya, tentu kekalahan di laga final itu masih membekas di sebagian besar para penggawa Albiceleste. Maka wajar jika media-media menyebut duel ini sebagai ajang balas dendam Argentina.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Martino meminta anak asuhnya untuk menjadikan laga ini sebagai momentum untuk persiapan jelang kualifikasi Piala Dunia 2018.
"Pertama-tama saya harus katakan bahwa laga nanti sama sekali tidak ada hubungannya dengan apa yang terjadi beberapa bulan lalu," ujar Martino seperti dikutip Soccerway.
"Hasil laga besok cuma ada satu pemenang atau laga akan berakhi imbang. Tidak akan mengubah apapun, mengapus atau setidaknya mengurangi kekecewaan kawi, jika hasilnya berbeda karena apa yang terjadi di Piala Dunia itu unik," sambungnya.
"Semua orang berpikir bahwa penting untuk mengingat sesuatu yang sudah terjadi."
"Tapi bisa jadi bakal ada sesuatu yang terjadi dalam empat tahun ini jika kami bisa mengalahkan mereka (Jerman) dan memberikan hasil yang berbeda di Piala Dunia berikutnya," demikian dia.
(mrp/mfi)











































