Madrid Juara Copa del Rey, Moyes Dipecat MU, dan Penghargaan untuk Suarez

Kaleidoskop Sepakbola (April)

Madrid Juara Copa del Rey, Moyes Dipecat MU, dan Penghargaan untuk Suarez

- Sepakbola
Senin, 29 Des 2014 18:13 WIB
Madrid Juara Copa del Rey, Moyes Dipecat MU, dan Penghargaan untuk Suarez
Getty Images/David Ramos
Jakarta - Real Madrid mengukuhkan diri sebagai jawara Copa del Rey pada bulan keempat tahun 2014. Titel itu diraih setelah menumbangkan musuh klasik mereka, Barcelona. 2-1 di partai final April lalu.

Stadion Mestalla menjadi saksi sukses El Real pada tanggal 17 April. Angel Di Maria dan Gareth Bale menjadi pencetak gol untuk Madrid. Satu gol Barca dibuat Marc Batra.

Kemenangan itu sekaligus membuat Los Merengues unggul 4-3 dalam pertemuan dalam El Clasico yang terjadi di final Copa del Rey. Madrid menang di tahun 1936, 1973-1974, 2010-2011, dan 2013-2014. Adapun Barca menang di tahun 1967-1968, 1982-1983, 1989-1990.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Bulan April memberi duka lain untuk Barca, setelah mantan pelatihnya, Tito Vilanova, tutup usia di usia 45 tahun pada tanggal 25 di bulan tersebut. Kondisi Vilanova memang sedang drop. Dia sempat dilarikan ke rumah sakit karena tumor kelenjar parotis.

Di Premier League juga terjadi kehebohan. Manchester United mencopot jabatan David Moyes yang belum genap setahun menangani tim. Keputusan The Red Devils itu diambil setelah Wayne Rooney dkk. menelan kekalahan dari Everton.

Sementara itu di bulan yang sama suka-cita sebaliknya menghampiri Luis Suarez. Pemain yang kala itu masih berkostum Liverpool diganjar predikat pemain terbaik Liga Inggris 2013-2014 versi PFA (Professional Football Association). Suarez mengalahkan lima kandidat lain; Daniel Sturridge, Steven Gerrard, Eden Hazard, Yaya Toure, dan Adam Lallana, untuk menjadi pemain Liverpool pertama yang menerima penghargaan tersebut sejak Gerrard pada musim 2005-2006.

Di ranah sepakbola lokal, Bobotoh--pendukung Persib Bandung--mencuri perhatian setelah menggalang pengumpulan uang logam untuk membayar denda senilai Rp 10 juta kepada PSSI.

Persib dinilai bersalah karena membiarkan Bobotoh mendampingi tim dengan mengenakan atribut klub saat tandang ke markas Gresik United di Stadion Petrokimia pada 20 April. Padahal saat itu Persib sedang menjalani hukuman larangan penonton mengenakan atribut Bobotoh yang didapatkan saat Persib melakoni laga tandang versus Persija di Stadion Maguwoharjo. Larangan itu berlaku hingga 11 September 2014.



(fem/krs)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads