Luiz sejak didatangkan dari Benfica pada musim dingin 2011 memang langsung jadi pilihan utama Chelsea. Dia tak hanya mahir main sebagai bek tengah, tapi juga main di posisi gelandang bertahan.
Bek internasional Brasil itu punya peran penting dalam mendatangkan satu trofi Liga Champions, Liga Europa, dan Piala FA selama tiga tahun berada di sana.
Sayang kisahnya bersama Chelsea usai setelah Mourinho setuju melepasnya ke Paris St-Germain musim panas kemarin dengan banderol 50 juta poundsterling, yang menjadikannya bek termahal dunia.
Isu pun langsung merebak ketika Luiz memutuskan pergi dari Stamford Bridge, yang mana ramai diberitakan karena hubungannya tak bagus dengan Mourinho.
Musim lalu Luiz "cuma" tampil di 34 pertandingan tanpa bikin gol satupun. Bandingkan dengan dua musim penuh Luiz sebelumnya di mana dia tampil 40 kali dan 57 kali.
Tapi kabar itu dibantah oleh bek berusia 27 tahun itu yang mengaku keinginannya untuk pergi dari Chelsea karena dirasa kariernya sudah mentok di sana dan dia butuh suasana baru.
"Ketika Mourinho meninggalkan Real Madrid, dia bilang bahwa dia ingin pergi ketika dia merasa segalanya berjalan baik - saya sudah merasa tidak enak dan saya bilang saya ingin pergi," ujar Luiz kepada Daily Mail.
"Chelsea sudah menawari saya kontrak baru dan saya bilang, 'Perasaan saya waktu itu tidak sama lagi seperti sebelumnya'," sambungnya.
"Orang-orang coba membuat cerita soal saya dan Mourinho, tapi kami tidak pernah ada masalah. Dia bosnya dan yang memutuskan siapa yang main dan siapa yang tidak main."
"Ketika dia tidak memainkan David Luiz, rasanya benar-benar menakutkan -- 'Oh Tuhan' -- tapi bagi saya itu tidak masalah."
"Mourinho itu pelatih yang punya gaya sangat berbeda. Dia tidak membicarakan kehidupan pribadi Anda.. Sebagai pemain Anda tidak akan begitu tahu soal kehidupan pribadinya dan begitu juga sebaliknya."
"Dia tidak terlalu berusaha mempertahankan saya karena saat itu saya ada di brasil -- dia bilang, 'It's Ok, kamu bisa pergi'. Saya punya kehidupan yang hebat di London, momen-momen hebat, kami adalah juara eropa, saya punya hubungan luar biasa dengan fans, rekan-rekan, dan semua orang di klub."
"Tapi saya putuskan bahwa waktu saya sudah habis. Saya memang tidak banyak bermain, tapi saya tetap bermain di laga-laga penting," demikian Luiz.
Luiz dan rekan-rekannya di PSG akan bertemu Mourinho kala Chelsea melawat ke Parc des Princes pada leg pertama babak 16 besar Liga Champions, Rabu (18/2) dinihari WIB besok.
(mrp/rin)











































