Jamu Korea Utara, Jepang Tingkatkan Pengamanan

Kualifikasi Piala Dunia

Jamu Korea Utara, Jepang Tingkatkan Pengamanan

- Sepakbola
Jumat, 04 Feb 2005 17:17 WIB
Jakarta - Minggu depan negara-negara Asia yang lolos ke babak akhir kualifikasi Piala Dunia akan mulai bertanding. Salah satu pertandingan yang menarik ialah pertemuan Jepang vs Korea Utara.Secara politik kedua negara ini sedang dilanda perang dingin. Ini disebabkan sanksi ekonomi yang dijatuhkan Jepang karena penculikan delapan warganya oleh Korea Utara di masa perang dingin. Aksi ini kemudian dibalas degan propaganda Korea Utara yang mengecam kekejaman Jepang dimasa Perang Dunia II.Saat ini di Jepang terdapat sekitar 700 ribu warga Korea Utara yang pindah atau dipaksa pindah sebagai buruh pada masa kolonial. Setalah perang usai mereka ditawari pilihan untuk memilih menjadi warga Korea Utara, Korea Selatan atau Jepang. Namun tidak diketahui berapa yang memilih menjadi warga Korea Utara karena keduanya tidak memiliki hubungan diplomatik.Namun menjelang pertandingan keduanya tanggal 9 Februari mendatang, pemerintah Jepang menghimbau agar para suporternya tidak mencampur adukkan masalah politik dengan olahraga. Pers Jepang juga dihimbau untuk tidak membuat pemberitaan yang bisa memancing kekisruhan.Presiden Asosiasi Sepakbola Jepang (JFA), Junji Ogura mengatakan pihaknya akan menyewa 1400 personel keamanan swasta untuk mencegah terjadinya insiden sebelum hingga setelah pertandingan. Jumlah ini 50 persen lebih banyak dibandingkan pertandingan lainnya. Sementara dari kepolisian Jepang sebanyak 2000 personel polisi juga akan diturunkan."Jika ada yang cedera diantara suporter, hal ini bisa membuat suasana menjadi serius. Kami akan melakukan yang terbaik untuk memastikan suporter dari kedua negara tidak bentrok," ujar Kepala Kepolisian Jepang, Iwao Uruma seperti dilansir AFP, Kamis (3/2/2005).Di babak kualifikasi akhir Piala Dunia 2006, Jepang dan Korea Utara berada di grup B zona Asia bersama Iran dan Bahrain. Grup ini disebut sebagai grup neraka karena tiga negara yakni Jepang, Korea Utara dan Iran sama-sama diunggulkan lolos ke putaran final di Jerman. (lom/)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads