FIFA Diguncang Skandal, AFC Tetap Dukung Blatter

FIFA Diguncang Skandal, AFC Tetap Dukung Blatter

Meylan Fredy Ismawan - Sepakbola
Kamis, 28 Mei 2015 14:45 WIB
FIFA Diguncang Skandal, AFC Tetap Dukung Blatter
FIFA via Getty Images/Alexander Hassenstein
Zurich - Skandal korupsi yang mengguncang FIFA tak membuat Konfederasi Sepakbola Asia (AFC) berubah sikap. AFC tetap setia mendukung penuh presiden FIFA incumbent, Sepp Blatter.

Seperti telah ramai diberitakan, FIFA tengah terjerat kasus suap, korupsi, dan pencucian uang. Tujuh orang pejabat FIFA, dari total 14 orang yang didakwa dalam kasus ini, ditangkap di Zurich, Swiss, Rabu (27/5/2015) waktu setempat. Penangkapan ini terjadi hanya dua hari jelang kongres dan pemilihan presiden FIFA pada Jumat (29/5).

Saat penangkapan terjadi, Blatter dikabarkan tengah berada di kantornya dan tetap tenang. Namun, pria berusia 79 tahun itu tak termasuk pejabat teras FIFA yang ditangkap.

Penangkapan besar-besaran itu memunculkan desakan agar kongres dan pemilihan presiden FIFA ditunda. Desakan ini datang dari Konfederasi Sepakbola Eropa (UEFA).

Namun, AFC punya sikap lain. Mereka berharap kongres dan pemilihan presiden tetap berjalan sesuai rencana.

"Konfederasi Sepakbola Asia mengungkapkan kekecewaan dan kesedihannya atas kejadian di Zurich pada hari Rabu, tapi menentang penundaan apapun dalam pemilihan presiden FIFA yang harusnya digelar pada Jumat 29 Mei di Zurich," tulis AFC dalam pernyataannya yang dikutip Soccerway.

"AFC menentang segala bentuk korupsi dalam sepakbola dan sepenuhnya mendukung tindakan apapun yang diambil oleh Komite Etik Independen FIFA di mana kesalahan mungkin terjadi, apakah tindakan tersebut memengaruhi ofisial dari Asia atau sebaliknya.

"AFC sendiri masih menjalankan proses reformasinya dan telah mengambil banyak langkah konkret dalam dua tahun terakhir untuk membenahi tata kelola di dalam konfederasi, tapi juga mengakui bahwa masih banyak hal yang harus dilakukan."

Blatter akan berhadapan dengan Pangeran Ali bin Al-Hussein dalam pemilihan presiden FIFA tahun ini. Kalau Blatter terpilih lagi, maka ini akan menjadi periode kelima dia menjabat sebagai pucuk pimpinan otoritas tertinggi sepakbola dunia.

"AFC menegaskan keputusan mereka yang diambil dalam Kongres AFC di Sao Paulo pada 2014, yang kemudian disahkan dalam kongres berikutnya di Melbourne dan Manama pada 2015, untuk mendukung Presiden FIFA Joseph S. Blatter."

(Meylan Fredy Ismawan/Femidiah)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads