Brasil tersingkir di perempatfinal Copa Amerika 2015 setelah kalah adu penalti dengan Paraguay. Itu jadi pukulan besar untuk Tim Samba karena mereka adalah juara bertahan di dua edisi sebelumnya, dan Copa America dijadikan ajang untuk menghapus kekecwaaan atas kegagalan di Piala Dunia lalu.
Mantan bintang tim nasional Brasil, Rivaldo, melontarkan kritik keras pada Dunga atas hasil yang didapat Brasil. Menurutnya Brasil kalah karena diisi bukan oleh nama-nama yang bermain di kompetisi terbaik dunia.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Sekarang ini, sepertinya setiap pemain bisa dipanggil ke tim nasional. Saya ingat di 2006, saya tidak dipanggil ke Piala Dunia karena saya bermain di klub di Yunani. Saat itu bahkan saya menjadi pemain terbaik liga selama dua kesempatan dan itu (Liga Yunani) lebih prestisius di banding liga yang dilakoni beberapa pemain di skuat Brasil saat ini," tulis Rivaldo pada akun Facebooknya.
Jika kondisi yang sama terus terjadi, Rivaldo meramalkan Brasil akan kesulitan merebut gelar juara di berbagai kompetisi.
"Jika kondisinya bertahan seperti ini, tim nasional kami akan menjalani 30 tahun tanpa memenangi apapun. Tolong, panggil pemain yang lebih baik karena jika tidak kita akan mendapat malu lagi."
"Saya lebih memilih diam dan tidak mengatakan apapun, tapi kali saya tak bisa diam karena kondisinya sangat buruk," lanjutnya seperti diberitakan ndtv.
(din/mrp)











































