Jelang Liga Champions
Henry Tak Ingin One-Man Show
Rabu, 09 Mar 2005 13:10 WIB
Jakarta - Thierry Henry mengaku dirinya siap meloloskan Arsenal ke babak delapan besar. Namun demikian dia membutuhkan bantuan dari seluruh anggota skuad. Demikian diungkapkan Henry menjelang pertamuan leg kedua melawan Bayern Munich di Highbury, Kamis (10/3/2005) dinihari WIB.Sosok Henry memang sudah terlalu lekat dengan Arsenal. Top skor sementara Liga Inggris 2004-05 tersebut juga menjadi top skor The Gunners di Liga Champions dengan torehan empat gol.Meskipun demikian, Henry tak luput dari kecaman para fans karena gagal menorehkan gol yang menyelamatkan Arsenal di leg pertama lalu, hingga mengakibatkan kekalahan timnya 1-3.Oleh karenanya dia menegaskan kalau pertandingan nanti adalah pertandingan antara timnya vs Munich. Dengan kata lain, dia membutuhkan bantuan rekan-rekannya untuk memenangkan Arsenal. "Orang-orang selalu berbicara soal Thierry Henry, Thierry Henry, namun bukan hanya Thierry Henry yang akan melawan Bayern Munich. Adalah Arsenal yang akan melawan Bayern Munich," ucapnya seperti dikutip Sky, Rabu (9/3/2005)."Orang-orang bicara yang sama mengenai Roy Makaay, namun dia juga tak mencetak gol (di Munich) namun toh mereka bisa menang. Jadi perlu saya tegaskan kalau ini adalah pertandingan tim, bukan one-man show," tuturnya. Henry pun mengatakan kalau dalam sepakbola sangat tak mungkin meraih kemenangan tanpa dukungan rekan yang lain. Pesepakbola asal Prancis ini mengatakan satu-satunya kejadian pemain memenangkan timnya sendirian adalah ketika Diego Maradona memenangkan Argentina di perempat final Piala Dunia 1986."Satu-satunya pemain yang pernah saya lihat memenangkan pertandingan sendirian adalah Diego Maradona. "Namun selain dia saya tak melihat pemain lain melakukannya. Tahun 1986, Maradona sendirian melakukannya dari awal hingga akhir," tuturnya menunjuk dua gol yang memenangkan Argentina atas Inggris di Piala Dunia 1986. Di leg kedua yang digelar di Highbury, Arsenal harus menang minimal 2-0 jika ingin lolos ke babak berikutnya. Akankah Henry menyelamatkan timnya? (mel/)











































