Chelsea Siap Tindak Pengancam Frisk
Selasa, 15 Mar 2005 05:41 WIB
Jakarta - Mundurnya wasit Anders Frisk segera ditanggapi oleh Chelsea. Klub Premiership ini berjanji akan mengambil sikap tegas jika terbukti suporter mereka membuat ancaman sehingga wasit asal Swedia ini mundur. "Kami ingin memperjelas baik klub dan juga manajer kami, Jose Mourinho, kami menghukum segala ancaman kepada Frisk dan keluarganya sehingga mempengaruhi keputusannya mundur sebagai wasit," kata pihak klub Chelsea lewat situs resminya, Senin (14/4/2005). "Jika ada bukti akan sikap yang dilakukan fans Chelsea maka kami akan memutuskan hubungan kami dengan mereka. Kami senang jika ada bukti yang diberikan kepada kami sehingga kami dapat melakukan penyelidikan dan mengambil sikap yang pantas," lanjut klub The Blues. Hari minggu kemarin Frisk memberikan keputusan mengejutkan yaitu mundur dengan alasan untuk keamanan keluarganya. "Saya telah mendapatkan ancaman lewat telepon, email dan surat. Saya memiliki keluarga besar dan khawatir karena semuanya bia terjadi."Salah satu wasit top dunia ini berawal dari pertemuan Chelsea dan Barcelona di Nou Camp bulan lalu. Frisk yang memimpin bigmacth tersebut mengeluarkan Didier Drogba lewat kartu kuning setelah striker Chelsea ini mengangkat kaki terlalu tinggi kepada kiper Victor Valdes.Dikeluarkannya Drogba membuat fans Chelsea dan juga manajer Jose Mourinho geram. Bahkan Mourinho sempat mengklaim pelatih Barca Frank Rijkaard sempat memasuki ruang ganti Frisk sehingga muncul adanya konspirasi. "Saya telah banyak pengalaman dan setiap orang sehrausnya dapat mengerti. Saya tidak akan membiarkan seorang pelatih memasuki kamar ganti saya selama pertamndingan berlansung bantah pelatih berusia 42 tahun ini. Mundurnya Frisk membuat rekan seprofesi sesama wasit mengecam tindakan Mourinho atas tuduhan yang dikeluarkan sebagai pemicu. Ketua Komisi Wasit UEFA Volker Roth bahkan menyebut Mourinho adalah musuh sepakbola. Kecaman kepada Mourinho terus mengalir. Terakhir Presiden FIFA Sepp Blatter juga melontarkan kritikannya kepada pelatih asal Portugal ini atas kemonternya yang telah memancing ancaman sehingga membuat Frisk mundur. (key/)











































