Italia kalah telak 1-4 dari Jerman kala melakoni laga persahabatan di Allianz Arena, Rabu (30/3/2016) dinihari WIB tadi. Toni Kroos, Mario Goetze, Jonas Hector, dan Mesut Oezil secara beruntun membobol gawang Italia, sebelum dibalas sekali oleh Stephan El Shaarawy.
Hasil ini disebut Conte sebagai pelajaran berharga menatap Piala Eropa, mengakui timnya masih tertinggal dari Jerman. Secara permainan, eks allenatore Juventus itu menyebut timnya yang masih kelelahan agak kerepotan meladeni permainan cepat dan terorganisir Jerman.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Tidak pernah menyenangkan untuk kalah, itu pasti. Tapi kami juga sudah mengatakan ingin menghadapi yang terbaik untuk memahami jarak antara kami dengan Jerman," kata Conte dikutip Football Italia.
"Sejujurnya, saya tidak bisa komplain soal upaya dan kerja keras para pemain. Saya rasa beberapa pemain harus membayar tekanan fisik dari laga Kamis kemarin melawan Spanyol."
"Kami harus bermain dengan sangat terorganisir dan dengan kecepatan ganda untuk menjembatani gap dengan Jerman, yang menjadi pemegang gelar Piala Dunia untuk alasan yang kuat."
"Bahkan ketika kami punya peluang, kami tidak menuntaskannya dan menunjukkan kurangnya pengalaman. Kami harus memuji lawan kami atas performa dan penyelesaian akhir mereka yang tajam," tambahnya.
Jerman tercatat tampil mengontrol dengan penguasaan bola mencapai 57% seperti dicatat ESPN. Mereka tampil efisien dalam menciptakan peluang, melepaskan 9 percobaan dengan 6 menemui sasaran. Sementara Italia punya 12 tembakan dan hanya tiga yang mengarah ke gawang. (raw/krs)











































