Ventura Nyaris Menangis di Latihan Perdana Bareng Italia

Ventura Nyaris Menangis di Latihan Perdana Bareng Italia

Mohammad Resha Pratama - Sepakbola
Selasa, 30 Agu 2016 00:47 WIB
Ventura Nyaris Menangis di Latihan Perdana Bareng Italia
Foto: Getty Images/Claudio Villa
Florence - Giampiero Ventura akhirnya menjalani tugas pertamanya sebagai pelatih timnas Italia. Latihan perdana itu nyaris diiringi tangis Ventura.

Ventura ditunjuk sebagai suksesor Antonio Conte yang meninggalkan jabatannya usai Piala Eropa 2016 lalu. Prestasi terakhir Conte adalah mengantarkan Italia lolos ke perempatfinal sebelum disingkirkan Jerman.

Tugas berat menanti Ventura mengingat dia tak hanya harus mempertahankan performa Italia tapi juga soal regenerasi tim, di mana banyak para pemain di era Conte yang sudah berusia di atas 30 tahun.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Laga internasional selama dua pekan ini bakal jadi ujian pertama Ventura. Prancis jadi lawan pertamanya di hari Kamis nanti pada laga persahabatan sebelum duel dengan Israel empat hari setelahnya di Kualifikasi Piala Dunia 2018.

Melatih timnas tentu jadi pencapaian terbaik dalam karier kepelatihan pria 68 tahun itu setelah menghabiskan waktu di klub-klub papan tengah sedari 1981.

Maka wajar saja jika Ventura nyaris menangis di latihan pertamanya bareng skuat Italia.

"Saya hampir menangis hari ini ketka kembali ke lapangan setelah hampir tiga bulan lamanya. Ini tidak pernah terjadi sebelumnya," ujar Ventura sepeti dikutip Soccerway.

Terkait laga debutnya nanti, Ventura memang memanggil sejumlah muka baru dan beberapa pemain eks skuat Piala Eropa 2016.

"Saya ingin memanggil seluruh pemain di skuat Piala Eropa 2016 tapi ada beberapa pemain yang sudah lama tidak turun seperti Simone Zaza," sambungnya.

"Marco Verratti baru tiba hari ini. Dia bisa bermain sebagai box-to-box atau playmaker tergantung dari pertandingan nantinya."

"Jika kami bisa menambah sedikit saja perubahan pada prinsip main Conte nanti - organisasi, kekompakan, dan semangat tim - kami bisa lebih baik," tutupnya.



(mrp/raw)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads