Dunia sepakbola sempat gempar saat Selecao, sang tuan rumah, justru dihancurkan Jerman 1-7 di babak semifinal. Pada akhirnya, Die Mannschaft berhasil mengangkat trofi juara usai menundukkan Argentina 1-0 di final.
Kekalahan tersebut tidak bisa dipungkiri masih meninggalkan luka yang begitu mendalam bagi publik Brasil. Media-media setempat pun masih sering membahas laga itu meskipun turnamen itu sudah berlalu lebih dari dua tahun.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Tite sadar bahwa kekalahan itu memang sangat memalukan. Meski demikian, hal itu juga sekaligus menggugah Brasil untuk meraih sukses di turnamen berikutnya.
"Itu adalah bagian dari sejarah, tidak ada orang yang bisa menghindarinya. Skor 1-7 terjadi, kami kalah. Tapi ada tahap-tahap dan kali ini dimiliki pekerjaan yang sedang kami lakukan dalam upaya untuk lolos ke Piala Dunia, dan kami semua tahu betapa sulit dan pentingnya hal ini," kata Tite di Soccer Way.
"Kami semua kalah 1-7. Saya juga kalah, dengan tingkat derajat dan tanggung jawab yang sama. Dan dengan tanpa mengurangi rasa hormat, media Brasil juga kalah. Fans Brasil juga kalah. Direktur timnas juga kalah. Semua atlet yang lain juga kalah."
"Tapi hidup terus berlanjut. Kami mencoba semakin baik. Kekalahan 1-7 berguna untuk manajer Brasil. Saya tersentuh. Ini juga memengaruhi harga diri kami pribadi. Anda berpikir 'Man, semuanya tidak bisa seperti ini' -- dan orang-orang lainnya juga berpikir demikian. Jadi kami sekarang mencoba bekerja sama sehingga bisa berkembang."
(rin/mfi)











































