Kerusuhan Penonton Hantui Turin

Kerusuhan Penonton Hantui Turin

- Sepakbola
Kamis, 07 Apr 2005 15:53 WIB
Jakarta - Perempat final Liga Champions leg kedua antara Juventus vs Liverpool baru akan berlangsung sepekan lagi di Turin. Namun, isu kerusuhan penonton sudah menghantui. Sebabnya apalagi kalau bukan karena polah pendukung Juve di leg pertama di Anfield, pekan lalu. Puluhan fans Bianconeri menolak ikut dalam seremoni peringatan 20 tahun tragedi Heysel. Mereka malah membuat suara-suara mencomooh saat fans Liverpool mengibarkan kertas berwarna-warni yang membentuk kalimat persahabatan dalam bahasa latin. Mereka juga tampak acuh saat dilakukan hening selama satu menit buat mengenang tragedi yang menelan korban 39 fans itu.Tindakan segelintir fans Juve tersebut membuat kecewa banyak pihak di Italia. Tak kurang pemain legendaris "Si Nyonya Besar", Michael Platini, menyesalkan ulah para fans."Saya tak tahan dengan ulah para fans. Mereka melakukan tindakan yang ingin mereka lakukan dan yang mereka pikir terbaik. Saya ingin melakukan tindakan yang benar namun saya tak tahan dengan reaksi dari fans lain," kata kapten Juve saat tragedi Heysel itu seperti dikutip Guardian, Kamis (7/4/2005). Ketidakbersahabatan fans Juve pun mengundang spekulasi bakal terjadi bentrok antar pendukung di Turin. Kekhawatiran ini semakin mencuat setelah di beberapa website ultras Juve muncul beberapa pesan yang mengajak fans lain untuk melakukan balas dendam terhadap fans Liverpool. Untung Liverpool tak acuh dengan kemungkinan tersebut. Untuk mengantisipasi bentrok, The Reds hanya akan mengambil 2500 lembar dari 3600 lembar tiket jatah yang disediakan panitia. Para pembeli tiket pun diingatkan agar berhati-hati dan menjauhi pusat kota Turin.Namun demikian Liverpool belum merasa perlu mengantisipasi isu tersebut dengan meningkatkan jumlah petugas keamanan atau polisi. Langkah sama dilakukan oleh Juve dan UEFA. "Kami selalu khawatir dengan keselamatan dan keamanan dari tiap pertandingan, jadi kami selalu menerapkan peraturan yang ketat soal tiket dan pengamanan di stadion," ucap William Gaillard. "Kami sedang menunggu kontak dengan kepolisian lokal dan langkah ini juga dilakukan oleh kekuatan pengamanan kami. Buat kami setiap pertandingan potensial untuk terjadi kerusuhan," tandasnya.Laga perempat final Liga Champions leg kedua Juve vs Liverpool akan berlangsung Rabu (13/4) mendatang. Di leg pertama, Liverpool menang 2-1. (mel/)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads