Keamanan Maksimun Di Turin

Jelang Juventus vs Liverpool

Keamanan Maksimun Di Turin

- Sepakbola
Rabu, 13 Apr 2005 11:16 WIB
Jakarta - Polisi Italia menyiapkan pengamanan maksimal saat duel Juventus vs Liverpool di Liga Champions Kamis (14/4) dinihari nanti, alasannya untuk berjaga-jaga dari masalah.Tragedi Heysel 20 tahun silam tentunya masih membekas dalam pendukung Juventus. Pasalnya 38 korban dari 39 total korban meninggal adalah pendukung Juventus. Api dendam pun sepertinya masih membara dalam diri pendukung Juventus dan isunya mereka akan melakukan pembalasan saat suporter Liverpool akan datang ke Delle Alpi, Turin untuk mendukung timnya.Namun pihak keamanan Italia mengaku sudah berjaga-jaga dengan insiden ini. 900 polisi disiapkan untuk mengamankan Delle Alpi dan pusat kota Turin. Polisi akan siap 72 jam untuk melakukan pengamanan di pusat kota. Selain itu penjualan alkohol dalam jangka waktu 48 jam dilarang. Larangan ini dimulai Selasa malam waktu setempat atau Rabu dinihari waktu Indonesia."Pertandingan ini beresiko tinggi, tidak hanya karena tragedi Heysel 20 tahun silam namun juga rivalitas antara dua tim ini," ujar Kepala Polisi divisi Digos, Giuseppe Petronzi, seperti dilansir Soccer365, Rabu (13/4/2005).Meskipun telah mempersiapkan keamanan ekstra ketat, pihak keamanan tetap berharap suasana persahabatan seperti di Anfield minggu lalu di kedua kubu akan terulang lagi. Petrozi juga berharap sekitar 2500 pendukung The Reds yang akan datang ke Turin mematuhi aturan yang ada untuk menghindari terjadinya insiden.Petrozi juga sudah mempersiapkan cara khusus untuk menghindari insiden yang tidak diinginkan, selain itu himbauan kepada pendukung Liverpool juga disampaikannya. "Kita akan memberikan selebaran ucapan selamat datang kepada suporter Liverpool dan juga menyarankan agar mereka tetap bersama. Kita juga menghimbau agar tetap berjalan melalui jalan utama kota, selain itu jangan membawa spanduk/bendera yang terlalu mencolok dan tidak menanggapi setiap provokasi yang muncul," saran Petrozi.Pengamanan ekstra ketat yang dilakukan polisi Italia ini karena aksi kerusuhan yang belakangan ini sering terjadi di negaranya. Kerusuhan terakhir yang cukup memalukan adalah saat pendukung Inter Milan melakukan pelemparan dan keonaran saat timnya bertemu AC Milan di ajang Liga Champions dinihari tadi. Tentunya pihak keamanan Italia tidak ingin kecolongan lagi dengan aksi hooliganisme semacam ini. (ian/)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads