Pernyataan itu ia utarakan saat kembali ke Paris Saint-Germain (PSG) pada akhir pekan, untuk menyaksikan laga lawan Monaco. PSG merupakan klub Eropa pertamanya.
Keberhasilan memamerkan kelihaian mengolah si kulit bundar mengantar Ronaldinho ke Barcelona. Di sini nama pesepakbola asal Brasil itu kian menjulang.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Waktu saya di sini sangat istimewa. Ada pertandingan melawan Marseille dan Bordeaux, gol melawan Guingamp ... ini adalah saat-saat yang tidak bisa saya lupakan," sambungnya.
Kini Ronaldinho sudah menginjak usia 36 tahun. Sejauh ini pria yang di antaranya juga pernah membela AC Milan itu belum menunjukan tanda-tanda ingin pensiun -- apalagi jadi pelatih.
"Saya tidak bisa menyaksikan pertandingan selama 90 menit, saya akan menderita. Saya suka melihat momen terbaik ketika terjadi gol. Itulah mengapa saya tidak akan pernah menjadi pelatih," sambung Ronaldinho.
(krs/mrp)











































