Bersama Villarreal di paruh pertama musim ini, Pato sebenarnya tidak bermain buruk. Dari total 19 pertandingan, Pato bikin enam gol di seluruh kompetisi.
Namun dia hanya mendapat kesempatan 11 kali main di La Liga dan itu mungkin yang mendasari Pato untuk hengkang dari Yellow Submarine. Tanpa ada isu yang ramai di media, Pato pun mengurus kepindahannya ke klub China Tianjin Quanjian.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Pato pun resmi jadi pemain Tianjin Quanjian dengan nilai transfer 15,5 juta poundsterling dan sudah ikut berlatih bersama rekan-rekan setimnya, termasuk Axel Witsel yang juga didatangkan di bursa transfer Januari ini. Pato kabarnya mendapat gaji lebih dari 100 ribu poundsterling per pekannya.
Estou muito feliz de fazer parte dessa nova famรญlia Tianjin Quanjian. @fabiocannavaroofficial ๐๐จ๐ณ๐ง๐ท๐ฎ๐น andiamo Mister! pic.twitter.com/lbRTfAcv0Z
โ PATO (@AlexandrePato) January 30, 2017
"Saya sangat senang jadi bagian dari keluarga baru ini, Tianjin Quanjian," ujar Pato di akun twitter-nya seperti dikutip FourFourTwo.
Sejak pindah dari AC Milan pada 2013, karier Pato memang tenggelam menyusul rentetan cedera yang menghantamnya. Dia pindah dari Corinthians, Sao Paulo, dan sempat memperkuat Chelsea di paruh kedua musim lalu tapi hanya main dua kali.
Pato menyusul rombongan para pemain top yang bermain di China seperti Oscar dan Hulk (Shanghai SIPG), Carlos Tevez (Shanghai Shenhua), Ramires (Jiangsu Suning) serta Graziano Pelle (Shandong Luneng).
(mrp/raw)