Sebagai manajer di level klub, Mourinho sudah memenangi berbagai gelar bergengsi. Dia juara di Portugal (Porto), Inggris (Chelsea), Italia (Inter Milan), dan Spanyol (Real Madrid).
Suksesnya tak cuma di kancah domestik saja. Pria Portugal itu sudah dua kali memenangi Liga Champions bersama dua klub berbeda, yakni Porto dan Inter.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Tapi Mourinho turut mengungkapkan bahwa dirinya menginginkan pekerjaan yang lebih santai selepas dari MU, entah itu di level internasional atau klub. Ketika ditanya apakah tertarik menangani timnas Brasil, dia menyebutnya sebagai tantangan menarik tapi terlalu berat.
"Saya rasa menyusul pekerjaan di Manchester United, saya perlu pekerjaan yang lebih mudah dibandingkan Manchester United. Melatih tim nasional Brasil harusnya termasuk lebih sulit," kata Mourinho kepada ESPN.
"Tentu saja itu akan menarik. Pelatih manapun mau bekerja dengan klub-klub terbaik dan dengan tim-tim terbaik. Brasil jelas merupakan pemimpin atas kesuksesan, jelas dalam hal talenta, tidak peduli generasinya, talenta selalu muncul."
"Tapi saya harus mengakui bahwa itu pasti sulit. Di setiap orang Brasil ada sosok pelatih, di setiap jurnalisnya ada 'pelatih' yang lebih baik dari pelatih sebenarnya. Saya pikir itu pasti jadi sebuah negara yang sulit untuk ditangani, tapi juga negara yang penuh gairah," imbuhnya dikutip Soccerway.
Timnas Brasil sendiri belum sekalipun ditangani sosok dari luar negara itu. Ini yang menambah keyakinan Mourinho bahwa pekerjaan sebagai pelatih timnas Selecao hanya untuk orang-orang lokal.
"Saya menyadari bahwa tim nasional Brasil itu memang untuk seorang pelatih Brasil," tandasnya.
Brasil saat ini ditangani oleh Adenor Leonardo Bacchi atau yang dikenal dengan sebutan Tite. Neymar dan kawan-kawan merupakan tim pertama yang lolos Kualifikasi Piala Dunia 2018 di Rusia. (raw/krs)










































