DetikSepakbola
Senin 19 Jun 2017, 16:56 WIB

Portugal, Chile, dan Penggunaan Video Replay

Mohammad Resha Pratama - detikSport
Portugal, Chile, dan Penggunaan Video Replay Penggunaan Video Assistant Referee di Piala Konfederasi (Foto: REUTERS)
FOKUS BERITA: Piala Konfederasi 2017
Sochi - Penggunaan Video Assistant Referee atau biasa disebut VAR kembali mengundang perdebatan. Seperti apa dan apa kegunaan VAR itu sendiri?

VAR kembali ramai diperbincangkan ketika ada dua gol yang dianulir pada pertandingan Piala Konfederasi antara Portugal kontra Meksiko serta Chile kontra Kamerun.

Pertama pada laga Grup A antara Portugal kontra Meksiko ketika Pepe berhasil menjebol jala Guilermo Ochoa pada menit ke-20. Para pemain Portugal sudah merayakannya dengan suka cita namun wasit Nestor Pitana dalam sebuah tayangan terpisah seperti ragu untuk mengesahkan gol itu.

Lalu, wasit kemudian berkomunikasi dengan tim yang ada di sebuah ruangan dan lantas menyatakan bahwa gol Pepe tidak sah, karena sebelumnya beberapa pemain Portugal sudah terjebak offside.

Portugal, Chile, dan Penggunaan <i>Video Assistant Referee</i>Foto: REUTERS


Jika saja gol Pepe itu tidak dianulir mungkin Portugal bisa tampil sebagai pemenang dan bukan malah meraih hasil seri 2-2 kontra Meksiko.

Portugal, Chile, dan Penggunaan <i>Video Assistant Referee</i>Foto: REUTERS

Yang kedua muncul pada laga Chile kontra Kamerun saat injury time babak pertama. Eduardo Vargas sempat menjebol gawang Kamerun. Namun, gol tersebut dianulir oleh VAR yang menunjukkan bahwa Vargas lebih dulu terperangkap offside. Chile memang tidak begitu dirugikan dengan keputusan itu pada akhirnya mengingat mereka menang dengan skor 2-0.

Portugal, Chile, dan Penggunaan <i>Video Assistant Referee</i>Foto: REUTERS

Lalu VAR itu apa sih? VAR (Video Assistant Referee) sudah digaungkan sejak 2010 lalu oleh Presiden FIFA saat itu, Sepp Blatter. Namun, untuk penerapannya di pertandingan, VAR yang juga bisa disebut Video Tayangan Ulang ini baru dicoba pada pertandingan per musim ini.

Portugal, Chile, dan Penggunaan <i>Video Assistant Referee</i>Foto: REUTERS

Secara sederhana, VAR ini merupakan teknologi baru yang diciptakan untuk membantu wasit dalam mengambil keputusan. Akan ada tiga asisten wasit plus satu administrator yang menyaksikan pertandingan lewat monitor, di mana keempat orang tersebut bisa menyaksikan tayangan ulang pada sebuah kejadian. Setelah meninjau tayangan ulang tersebut, para asisten wasit ini akan memberi tahukan hal-hal yang tidak terlihat oleh wasit sebelum mengambil keputusan.

Teknologi ini sendiri memang sudah lama diwacanakan untuk dipakai di liga-liga top Eropa. Serie A musim lalu sempat mengujicobakannya dua kali di pekan ketujuh saat laga Torino-Fiorentina dan AC-Sassuolo, meski pada akhirnya tidak dilanjutkan sama sekali.

FIFA sendiri mulai menggunakannya secara resmi pada Piala Dunia Antarklub 2016 lalu. Pemain Real Madrid, Cristiano Ronaldo, sempat bingung ketika dia mencetak gol kedua ke gawang Club America di laga semifinal yang membuat timnya menang 2-0. Setelah Ronaldo menjebol jala lawan, sempat ada kebingungan mengenai sah atau tidaknya gol tersebut, terkait posisi Ronaldo--offside atau tidak.

Enrique Caceres yang menjadi wasit saat itu meminta konfirmasi kepada asisten wasit video mengenai hal itu, tapi pada akhirnya pengadil lapangan asal Paraguay tersebut tetap mengesahkan gol tanpa melongok layar monitor video replay yang ada di tepi lapangan.

Ketika peluit akhir berbunyi terdengarlah celetukan Ronaldo terkait rangkaian kejadian terkait video replay tersebut, ketika ia hendak meninggalkan lapangan. "TV-nya rusak, ya?" ucapnya melempar gurauan seraya tersenyum lebar.

[ Baca juga: Terkait Teknologi Video Replay, Ronaldo: TV-nya Rusak, Ya? ]

Sebelum gol Ronaldo itu, di turnamen yang sama juga muncul penalti pertama berkat bantuan VAR, saat Kashima Antlers menang 3-0 atas Club America. Saat itu wasit Vicktor Kassai melihat dulu tayangan ulang dalam video sebelum memutuskan bahwa pemain Antlers, Daigo Nishi, dilanggar, pemain America Orlando Berrio.

[ Baca juga: Tendangan Penalti Jadi Hasil Pertama Penggunaan Video Replay ]

Meski perdebatan perlu atau tidaknya VAR akan terus berlangsung mengingat hal itu dianggap sudah "merusak" keseruan sepakbola, di mana banyak drama kerap terjadi dan tentunya menguras emosi. Namun, di satu sisi VAR diperlukan demi ditegakkannya sebuah keadilan.

"Saya rasa sistem ini butuh waktu. Jika memang saya benar, kami sedang mengujicobakan sistem itu saat ini, jadi sulit untuk mencoba teknologi yang lain tentunya," papar pelatih Chile Juan Antonio Pizzi.

"Memang benar situasi tersebut berdampak pada penampilan kami di babak kedua. Memang itu keputusan yang adil tapi tentu saja sulit diterima karena gol seperti itu tentu akan disahkan sebelum adanya turnamen ini," sambungnya.

"Satu-satunya komentar negatif adalah para pemain akan sulit beradaptasi dengan pertandingan. Bahkan jika keputusan yang dikeluarkan menguntungkan pun sudah pasti pemain akan terpengaruh."

Menurut Anda sendiri bagaimana?



(mrp/raw)
FOKUS BERITA: Piala Konfederasi 2017
Komentar ...
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed
  • Soal Mbappe, Perez Percaya Rencana Zidane

    Sepakbola | Rabu 28 Jun 2017, 07:54 WIB Pemain AS Monaco, Kylian Mbappe, dikabarkan menjadi incaran Real Madrid. Presiden El Real, Florentino Perez, percaya dengan rencana Zinedine Zidane soal Mbappe.
  • Valverde Sedang Amati Pemain-Pemain La Masia

    Sepakbola | Rabu 28 Jun 2017, 06:48 WIB Barcelona terkenal mempunyai akademi pemain yang bagus, La Masia. Pelatih baru Los Cules, Ernesto Valverde, disebut sedang mengamati pemain-pemain akademi.
  • Banega Kembali ke Sevilla

    Sepakbola | Rabu 28 Jun 2017, 06:36 WIB Ever Banega cuma semusim memperkuat Inter Milan. Gelandang asal Argentina itu pulang lagi ke klub lamanya, Sevilla.
  • Dani Alves Tinggalkan Juve Bukan karena Uang

    Sepakbola | Rabu 28 Jun 2017, 05:49 WIB Dani Alves mengucapkan salam perpisahan kepada Juventus. Dalam suratnya, Alves juga membantah kepergiannya karena tawaran gaji yang lebih besar.
  • Alexis Sanchez Fokus Penuh ke Chile

    Sepakbola | Rabu 28 Jun 2017, 00:18 WIB Masa depan Alexis Sanchez di Arsenal sedang dispekulasikan. Dia yang sedang berlaga di Piala Konfederasi, fokus penuh membela tim nasional Chile.
  • Pujian Asensio untuk Donnarumma

    Sepakbola | Selasa 27 Jun 2017, 23:32 WIB Marco Asensio memberi sanjungan untuk kiper asal Italia, Gianluigi Donnarumma. Dia dinilai sebagai penjaga gawang yang luar biasa.
  • 'Mourinho Bukan Sosok yang Tepat untuk MU'

    Sepakbola | Selasa 27 Jun 2017, 22:40 WIB Jose Mourinho sudah meraih kesuksesan besar di musim pertama bersama Manchester United. Tapi, dia tetap dinilai tak tepat untuk The Red Devils.
  • Piala Konfederasi

    Ketajaman Ronaldo Tak Bikin Jerman Takut

    Sepakbola | Selasa 27 Jun 2017, 22:20 WIB Ketajaman Cristiano Ronaldo saat ini tentu sudah bikin lawan merasa cemas. Namun, Timnas Jerman tidak merasa demikian jika akhirnya harus bertemu Portugal.
  • Emre Can Tak Sabar Main Bareng Salah

    Sepakbola | Selasa 27 Jun 2017, 19:12 WIB Bergabungnya Mohamed Salah dengan Liverpool disambut begitu hangat oleh Emre Can. Gelandang Liverpool itu tidak sabar lagi untuk bermain bersama Salah.
  • Jalan Victor Wanyama yang Hanya Berumur Sehari

    Sepakbola | Selasa 27 Jun 2017, 18:02 WIB Nama gelandang tangguh Kenya dan Tottenham Hotspur, Victor Wanyama, dijadikan nama jalan. Namun, jalan Victor Wanyama itu hanya bertahan seumur jagung.
  • Jelang Piala Konfederasi

    Vidal: Bagiku Ronaldo Tidak Ada

    Sepakbola | Selasa 27 Jun 2017, 15:09 WIB Ada urusan yang belum selesai di antara Arturo Vidal dengan Cristiano Ronaldo. Atmosfer panas dijamin akan menyelimuti duel Chile kontra Portugal.
  • Cinta dan Ironi Paolo Maldini

    Sepakbola | Selasa 27 Jun 2017, 12:28 WIB Mengingat kembali mantan kapten AC Milan dan timnas Italia, Paolo Maldini. Maldini memiliki karier yang cemerlang, tapi juga tak luput dari ironi.
  • Lyon Berhasrat Boyong Mariano Diaz dari Madrid

    Sepakbola | Selasa 27 Jun 2017, 10:37 WIB Penyerang muda Real Madrid Mariano Diaz berpotensi hijrah ke Liga Prancis di musim depan. Olympique Lyon memastikan bahwa mereka tertarik mendatangkan Mariano.
  • Milan Masih Sabar Menunggu Donnarumma

    Sepakbola | Selasa 27 Jun 2017, 07:15 WIB AC Milan masih akan menunggu keputusan Gianluigi Donnarumma terkait masa depan. Rossoneri bilang bahwa Donnarumma memang pantas diberi waktu melakukan refleksi.
  • Kolarov Ingin Kembali ke Lazio

    Sepakbola | Selasa 27 Jun 2017, 05:57 WIB Lazio jadi bagian penting dalam perjalanan karier Aleksandar Kolarov. Begitu kontraknya habis bersama Manchester City, Kolarov ingin kembali ke sana.
  • Chelsea Lepas Bertrand Traore ke Lyon

    Sepakbola | Selasa 27 Jun 2017, 05:28 WIB Chelsea melepas salah satu pemainnya, Betrand Traore. Pemain asal Burkina Faso itu digaet oleh klub asal Prancis, Lyon.
  • 'Harry Kane Tak Dijual'

    Sepakbola | Selasa 27 Jun 2017, 03:52 WIB Striker Tottenham Hotspur, Harry Kane, dikabarkan menjadi incaran klub lain. Pemain 23 tahun itu dilabeli harga tak dijual.
  • Palace Bukan Batu Loncatan untuk De Boer

    Sepakbola | Selasa 27 Jun 2017, 00:40 WIB Keputusan Frank de Boer menerima tawaran Crystal Palace dianggap sebagai batu loncatan untuknya. Tapi De Boer membantah keras anggapan tersebut.