Malam Ini Final Liga Champions
Duel Perdana Dua Raksasa
Rabu, 25 Mei 2005 10:25 WIB
Jakarta - AC Milan dan Liverpool merupakan klub tersukses Eropa mewakili negara masing-masing. Namun inilah duel pertama mereka meski telah tampil 504 kali.Kamis (26/5/2005) dini hari nanti partai puncak kompetisi paling bergengsi antar klub Eropa akan digelar. Ataturk Olympic Stadium akan menjadi saksi siapa yang lebih unggul diantara klub terbaik Italia dan Inggris.Dengan enam kali menjadi juara Liga Champions (1963,1969,1989,1990,1994,2003) menjadikan Milan sebagai klub asal Italia yang paling sukses di Eropa. Pesaing terdekatnya Juventus baru menang dua kali.Sedangkan Liverpool yang empat kali menjadi juara Liga Champions (1977,1978,1981,1984) merupakan wakil terbaik Inggris, mengungguli Manchester Unites dan Nottingham Forest yang baru dua kali juara.Final kali ini bagi Rosonerri juga merupakan yang kelima kalinya sejak tahun 1993. Sementara bagi Liverpool adalah yang pertama sejak tragedi Haysel tahun 1985. Jika di total, kedua tim telah tampil sebanyak 504 pertandingan di kompetisi Eropa dan 21 kali mencapai babak final.Namun dari sekian banyak kesempatan, final dini hari nanti merupakan pertemuan pertama mereka di kompetisi Eropa. Jika Liverpool menang, maka akan menggenapi 10 kali klub Inggris menjadi juara Liga Champions. Ini akan menempatkan Inggris sejajar dengan Italia dan Spanyol.Milan yang baru dua tahun lalu mengangkat tropi terakhirnya, cukup diunggulkan karena dinilai memiliki pengalaman. Selain itu pertandingan ini merupakan satu-satunya peluang Milan untuk meraih gelar musim ini setelah kegagalan di Coppa Italia dan Liga Italia.Kondisi yang tidak jauh berbeda juga sedang dialami Liverpool. Bagi The Reds ini bukan hanya peluang terakhir meraih gelar musim ini, tetapi juga sebagai tanda mata sampai musim depan. Sebab meskipun menang, Liverpool yang hanya menempati peringkat lima Liga Inggris tahun depan hanya berhak tampil di Piala UEFA.Meski bermain di tempat netral, hasil undian UEFA 10 Mei lalu menentukan Milan akan bertindak sebagai tuan rumah. Tetapi pada pertandingan nanti Milan akan menggunakan kostum keduanya yakni putih-putih, sementara Liverpool menggunakan kostum kebesarannya merah-merah.Hal ini diputuskan berdasarkan keinginan Milan sendiri. Alasan Milan, kostum putih-putih dianggap sebagai lucky jersey yang membawa kemenangan atas Juventus tahun 2003 lalu. Namun keinginan Milan ini tidak menguntungkan dirinya sendiri, karena Liverpool juga memiliki kenangan yang manis jika menghadapi lawan yang menggunakan kostum putih-putih. Empat gelar juara Liverpool semuanya diraih dengan mengalahkan lawan yang berkostum putih.Faktor sejarah, mental dan keberuntungan kedua tim relatif sama. Artinya pertandingan dini hari nanti akan ditentukan faktor teknis. Ancelotti sangat mengandalkan pengalaman pemainnya yang pasti masih mengingat dengan jelas pengalaman mengangkat tropi juara dua tahun lalu. Namun sebaliknya usia pemain Milan yang relatif lebih tua dibandingkan pemain Liverpool juga bisa menjadi faktor penentu.Liverpool sudah membuktikan kemampuannya melakukan serangan yang cepat menghadapi Chelsea dan Juventus, kondisi ini akan menyulitkan Paolo Maldini yang bulan depan genap berusia 37 tahun, atau Jaap Stam yang berusia 33 tahun. Tetapi seperti harapan Ancelotti, jika pemainnya mampu memanfaatkan pengalaman untuk mengendalikan pertandingan, maka kerja keras Steven Gerrard cs tidak akan berarti apa-apa.Kemungkinan tim:AC Milan: 1-Dida; 2-Cafu, 13-Alessandro Nesta, 3-Paolo Maldini, 31-Jaap Stam (atau 4-Kakha Kaladze); 8-Gennaro Gattuso, 21-Andrea Pirlo, 20-Clarence Seedorf; 22-Kaka; 9-Filippo Inzaghi (atau 11-Hernan Crespo), 7-Andriy ShevchenkoLiverpool: 1-Jerzy Dudek; 3-Steve Finnan, 23-Jamie Carragher, 4-Sami Hyypia, 21-Djimi Traore; 16-Dietmar Hamann (atau 25-Igor Biscan), 8-Steven Gerrard, 14-Xabi Alonso, 6-John Arne Riise, 10-Luis Garcia; 5-Milan Baros (atau 9-Djibril Cisse) (lom/)











































