Italila terhenti di babak playoff Piala Dunia. Mereka dikalahkan Swedia dengan agregat 0-1.
Kegagalan itu menjadi yang pertama bagi Italia sejak 1958 atau dalam kurun waktu 60 tahun terakhir. Timnas Italia pun mendapatkan kerugian moral dan finanasial. Presiden Federasi Sepakbola Italia (FIGC) di era 2001-2006, Franco Carraro, mengklaim, Italia berpotensi rugi sampai satu miliar euro (sekitar RP 16 triliun). Kerugian sebesar itu bukan hanya dari iklan, tapi hak siar serta merchandise)
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Menurut laporan The Sun, timnas Denmark bakal mengambil langkah cepat. Mereka disebut-sebut berencana untuk mengambil alih hotel itu.
Kabar itu muncul setelah Denmark tak juga menemukan tempat penginapan yang cocok di Piala Dunia nanti. Padahal, mereka sudah lama mencarinya.
"Negara-negara besar akan ditempatkan pada venue yang besar, so kami akan lihat dulu apa yang bisa kami dapatkan," kata CEO Asosiasi Sepakbola Denmark, Claus Bretton-Meyer,
"Saya yakin di sana juga tersedia. Tentunya ada perbedaan pilihan dari Denmark dengan Italia. Tapi, yang jelas kami akan melihat apa yang kami dapatkan," dia menjelaskan.
Wakil Presiden Asosiasi Sepakbola Denmark, Kim Hallberg, juga belum dapat memastikannya. Dia masih pikir-pikir.
"Kami memiliki pengalaman bagus dari Afrika Selatan pada 2010. Kami dapat menemukan lokasi yang tepat untuk penginapan dan dengan mudah menuju lokasi pertandingan," tutur dia.
(fem/krs)











































