Insiden itu terjadi ketika Sampaoli sedang dalam perjalanan kembali dari pernikahan putrinya di Casilda, Santa Fe, Argentina pada 24 Desember lalu. Di tengah perjalanan, mobil yang dikemudikan Sampaoli dihentikan polisi.
Peracik taktik berusia 57 tahun itu kemudian meledak emosinya. Dalam sebuah video amatir, yang diambil pengendara mobil lain di belakang kendaraannya, Sampaoli bahkan sempat meneriakkan kata-kata yang lantas membuatnya menuai kritikan.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Pada prosesnya Sampaoli sudah menyesali tindakan tidak pantasnya tersebut. Ia minta maaf kepada publik dan akan menemui polisi yang dihinanya untuk melakukan hal serupa.
"Saya merasa amat menyesal atas apa yang terjadi pada tanggal 24 Desember dini hari, usai pernikahan putri saya di Casilda," kata Sampaoli di laman web situs resmi Federasi Sepakbola Argentina, AFA.org.
"Dalam perdebatan, di posisi saya yang keliru, saya mengeluarkan kata-kata tak pantas karena amarah. Hal itu sama sekali tidak mencerminkan diri saya atau apa yang saya yakini. Saya paham profesi petugas lalu lintas di Argentina sangatlah penting buat keselamatan kita semua. Saya respek kepada mereka yang sudah menyelamatkan jiwa."
"Saya minta maaf kepada opsir polisi yang saya serang secara verbal, saya akan melakukannya secara langsung. Gaji tidaklah jadi ukuran kualitas dari kualitas seorang individu. Jadi saya minta maaf kepada masyarakat luas atas contoh buruk saya ini," tuturnya.
(krs/ran)











































