Yunani Senang Segrup dengan Brasil

Jelang Piala Konfederasi

Yunani Senang Segrup dengan Brasil

- Sepakbola
Senin, 13 Jun 2005 16:18 WIB
Jakarta - Bagi sebagian negara, berlaga di sebuah turnamen dan berada satu grup dengan Brasil merupakan mimpi buruk. Bisa memperoleh hasil seri atau kemenangan dari juara dunia empat kali ini terhitung sangat kecil kemungkinannya.Namun juara Eropa tahun 2004, Yunani, mengaku sangat senang bisa satu kelompok dengan tim Samba dalam ajang Piala Konfederasi 2005 yang bakal berlangsung 15-30 Juni nanti. Pasalnya mereka bisa menimba ilmu sekaligus mencari pengalaman bertanding dengan tim kuat sekelas Brasil. Selain itu faktor ekonomi juga menjadi alasan berikutnya."Seberapa sering kita bisa bermain bersama Brasil? Untuk menggelar laga persahabatan saja kita harus mengeluarkan dana yang tidak sedikit untuk mendatangkan mereka, jadi satu grup dengan Brasil merupakan sebuah kesempatan besar. Kami bisa banyak belajar dari turnamen ini," ungkap sang arsitek Yunani, Otto Rehhagel, seperti dikutip Goal, Senin (13/6/2005).Komentar Rehhagel ada benarnya. Sudah menjadi rahasia umum jika skuad tim asuhan Carlos Alberto Perreira merupakan pemain yang menjadi tulang punggung klubnya masing-masing dan berstatus pemain kelas dunia. Jadi cukup sulit untuk mendatangkan mereka untuk hanya menggelar laga persahabatan, karena bagi mereka prestasi timnya lebih penting untuk dibantu. Selain itu klub mereka juga belum tentu mau melepasnya karena alasan mengurangi peluang cedera dan sebagainya.Lihat saja catatan pertemuan mereka. Yunani hanya sekali bertemu Brasil saat laga persahabatan di Rio De Janeiro, Brasil pada tahun 1974. Saat itu mereka mampu menahan imbang 0-0.Lebih dari dua dekade Yunani dan Brasil akhirnya bisa bertemu lagi, dan bisa jadi kekuatan mereka juga jauh berbeda. Tim dari negara para dewa ini berhasil mengukir prestasi cemerlang dengan menjuarai EURO 2004, sementara Brasil prestasinya sudah tak terbantahkan lagi di blantika sepakbola dunia.Meskipun demikian sang pelatih, Rehhagel, tidak pesimis mengenai peluang mereka saat berlaga menghadapi Brasil di partai pembuka Grup B, Kamis (16/6) nanti di Leipzig. Menurutnya pemainnya sudah memiliki modal karena ditempa oleh kerasnya sepakbola Eropa. "Mereka bermain di kompetisi di seluruh Eropa dan pengalaman mereka merupakan faktor vital bagi tim ini," tegasnya.Rehhagel juga menyimpan ambisi besar untuk tahun-tahun berikutnya menangani Yunani. Apa itu? "Keinginan terbesarku adalah bersama skuadku menuju ke Jerman untuk ikut Piala Dunia 2006 nanti," tekadnya.Yunani masuk dalam grup B bersama Brasil, Jepang dan Meksiko. Mereka dijadwalkan berhadapan dengan Jepang di Frankfurt 19 Juni dan ditempat yang sama, melawan Meksiko tiga hari kemudian. (ian/)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads