Brasil Bungkam Yunani 3-0

Piala Konfederasi 2005

Brasil Bungkam Yunani 3-0

- Sepakbola
Jumat, 17 Jun 2005 03:53 WIB
Jakarta - Brasil membuktikan kualitasnya sebagai juara dunia. Menghadapi juara Eropa, Yunani, tim "Samba" menang tiga gol tanpa balas.Kejutan Yunani di Euro 2004 sepertinya akan sulit terulang di Piala Konfederasi 2005. Padahal menghadapi Brasil di stadion Zentral, Leipzig, Jumat (17/6/2005), Otto Rehhagel menurunkan tim yang hampir sama seperti ketika menjuarai Euro 2004 Portugal.Kapten Theo Zagorakis bisa bermain setelah dibebaskan Bologna saat playoff degradasi seri A melawan AC Parma Rabu (15/6/2006) lalu.Sementara itu keputusan pelatih Brasil, Carlos Alberto Parreira tidak membawa striker Real Madrid, Ronaldo, ternyata bisa dipertanggungjawabkan. Strategi Parreira menduetkan Ariano dan Robinho terbukti sangat ampuh. Keduanya mencetak gol bagi kemenangan Brasil.Sedikit berbeda dengan Euro 2004 lalu, Yunani bermain lebih menyerang sejak awal pertandingan. Strategi Yunani ini dilayani Brasil, sehingga membuat pertandingan berjalan sangat seru karena kedua tim saling menyerang silih berganti.Pada menit pertama Yunani langsung memiliki kesempatan lewat Sotirios Kyrgiakos yang tidak terkawal, dengan bebas menyongsong tendangan bebas Stelios Ginnakopoulos. Namun sundulannya tidak mengenai bola dengan tepat.Ketika giliran Brasil menyerang, Adriano berhasil melepaskan umpan mendatar ke arah Kaka yang bebas di kotak penalti. Namun gawang Yunani masih selamat berkat Zagorakis yang dengan cekatan memotong bola.Aksi individu Robinho di depan kotak penalti juga sempat membahayakan gawang Yunani. Namun tendangan keras striker berusia 21 tahun ini tepat mengarah ke kiper Antonios Nikopolidis.Memasuki menit ke-20, Yunani kembali mengancam gawang Brasil lewat Ioannis Goumas. Tendangan mendatar Goumas persis dari garis penalti masih mampu diamankan kiper Brasil, Dida. Sementara di menit 35, giliran kiper Yunani, Nikopolidis yang mementahkan tendangan keras Kaka.Serangan Brasil akhirnya membuahkan gol terlebih dahulu di menit 41, lewat tendangan spektakuler Adriano. Striker Inter Milan ini menghujamkan bola ke pojok kiri gawang Yunani dari luar kotak penalti, dengan tendangan kaki kirinya. Yunani hampir saja langsung menyamakan kedudukan di menit akhir babak pertama. Tetapi sambaran Charisteas di depan gawang, melenceng tipis dari sasaran.Di babak kedua Yunani langsung dikejutkan gol cepat Brasil. Pada serangan pertama setelah kickoff, Gilberto yang menggiring bola dari sisi kanan pertahanan Yunani melepaskan umpan mendatar ke depan gawang. Pemain Yunani tidak melihat pergerakan Robinho yang menyusul bola di tiang kiri gawang. Meski pada sudut sempit, Robinho berhasil mendorong bola masuk ke gawang.Meskipun telah unggul 2-0, Brasil tetap bermain ofensif. Kondisi ini semakin menyulitkan Yunani untuk menciptakan gol balasan. Bahkan tim "Negeri Mitos" hampir kebobolan kembali, jika saja Robinho mampu menyambar umpan lambung Ze Roberto hanya semeter di depan gawang.Sejak pertengahan babak kedua pertandingan mulai agak membosankan. Sebab, Brasil mulai menurunkan tempo permainan. Namun pada satu kesempatan tendangan bebas di menit 80, Brasil kembali mencetak gol lewat Juninho yang masuk menggantikan Kaka. Tendangan kerasnya melengkung melewati pagar pertahanan Yunani, dan tepat mengarah ke pojok kanan gawang.Ketinggalan 0-3 membuat semangat Yunani jauh menurun, sementara Brasil semakin leluasa memainkan bola. Akhirnya hingga pertandingan berakhir kedudukan 3-0 untuk Brasil tidak berubah.Dengan kemenangan ini Brasil memimpin grup B dengan tiga poin, bersama Meksiko yang di pertandingan sebelumnya mengalahkan Jepang 2-1. Brasil akan memainkan pertandingan keduanya melawan Meksiko 19 Juni mendatang. Sementara Yunani akan menghadapi Jepang.Tim:Brasil:Β Β Β Β Dida, Cicinho, Gilberto, Lucio, Roque Junior,Β Β Β Β Emerson, Ronaldinho (D. Renato 71), Ze Roberto, Kaka (P. Juninho 76), Adriano (Ricardo Oliviera 71), RobinhoYunani: Antonios Nikopolidis, Yannis Goumas, Sotirios Kyrgiakos, Giorgos Seitaridis (D. Papadopoulos 45), Angelos Basinas, Stelios Giannakopoulos, Giorgios Karagounis, Konstantinos Katsouranis, Theodoris Zagorakis ( I Amanatidis 73), Angelos Charisteas, Zisis Vryzas (Loukas Vyntra 45) (lom/)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads