Stadion Boca Ditutup Sementara

Martin Palermo Diskors

Stadion Boca Ditutup Sementara

- Sepakbola
Jumat, 24 Jun 2005 19:00 WIB
Jakarta - Stadion kebanggaan Boca Juniors, Bombonera, sementara ditutup pemerintah Argentina. Penyerang klub tersebut, Martin Palermo, juga terkena skorsing sementara.Dalam pernyataan resminya yang dilansir Reuters, Jumat (24/6/2005), Bombonera diputuskan pemerintah tak boleh dipakai untuk dua pertandingan kandang berikutnya Boca di liga domestik.Pencekalan tersebut diberlakukan menyusul ulah rusuh pendukung Boca saat menjamu tim Meksiko Guadalajara pada leg kedua babak perempatfinal Piala Libertadores minggu lalu.Menjelang akhir pertandingan, banyak fans tuan rumah melempari daerah gawang dan deretan kursi cadangan Guadalajara. Seorang dari mereka bahkan sempat memukul gelandang tim tamu Adolfo Bautista.Pertandingan itu sendiri disudahi di menit 79 dalam kedudukan 0-0. Karena di leg pertama menang 4-0, Guadalajara pun dinyatakan menang dan berhasil maju ke babak semifinal.Dengan keputusan tersebut maka Boca akan memainkan partai kandangnya hari Minggu lusa melawan Quilmes di markas San Lorenzo. Itulah laga kandang terakhir mereka di Liga Clausura, sementara partai home pertamanya di Liga Apertura juga akan digelar di stadion lain.Selain pencekalan Bombonera, striker Boca Martin Palermo juga diberi sanksi oleh Federasi Sepakbola Amerika Selatan (CSF) karena perilaku brutal yang dilakukannya pada pertandingan tersebut. Ia diskors sampai waktu yang belum ditentukan, sama seperti yang dikenakan kepada Bautista.Palermo terlibat kontak fisik dengan Bautista yang menyebabkan mereka dikartu merah. Palermo bahkan sempat menolak meninggalkan lapangan dan sempat menyodok wasit serta menanduk Bautista, sebelum digelandang ke luar.Hukuman skorsing juga diberikan CSF kepada pelatih Boca, Jorge Benitez, yang telah mengundurkan diri sehari setelah pertandingan kontroversial itu karena tertangkap basah oleh kamera meludahi Bautista yang sedang berjalan meninggalkan lapangan. (a2s/)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads