Argentina Tantang Brasil di Final

Piala Konfederasi 2005

Argentina Tantang Brasil di Final

- Sepakbola
Senin, 27 Jun 2005 02:07 WIB
Jakarta - Argentina akhirnya mampu menaklukkan Meksiko lewat drama adu penalti setelah sempat bermain imbang 1-1. Di final Tim Tango akan bertemu musuh besarnya, Brasil. Pada pertandingan yang alot di Hanover, Senin (27/6/2005) dinihari WIB ini, Tim Tango sempat direpotkan Meksiko. Hingga waktu normal 90 menit kedudukan tetap 0-0 dan harus dilanjutkan perpanjangan waktu 2 x 15 menit. Carlos Salcido sempat membuat Meksiko unggul lebih dulu di menit 104. Namun Luciano Figueroa mampu menyamakan kedudukan menjadi 1-1 enam menit sebelum Argentina menang 6-5 dalam adu penalti.Pertandingan ini juga berlangsung keras. Argentina harus kehilangan Javier Saviola karena diganjar kartu merah, sedangkan Meksiko tanpa Rafael Marquez setelah dihadiahkan dua kartu kuning di akhir babak kedua. Di partai final, Kamis (30/6/2005) dinihari nanti, Argentina akan menghadapi Brasil. Sementara Meksiko bertemu tuan rumah Jerman yang kalah dari Brasil 1-3, guna merebut posisi ketiga di Piala Konfederasi 2005 ini.Meksiko Memimpin Lebih Dulu Meksiko lebih dulu melakukan kick off, dan juga membuat peluang pertama di awal pertandingan ini. Namun tendangan Jaime Lozano dari kotak penalti masih dapat ditepis kiper German Lux. Sedangkan sepak pojok bagi Meksiko juga belum menghasilkan gol setelah tandukkan kepala Rafael Marquez masih melambung di atas mistar gawang Argentina saat pertandingan baru berjalan tiga menit. Sementara Argentina sempat membuka peluangnya lewat crossing Juan Riquelme ke depan gawang Meksiko. Namun Luciano Figueroa yang berada bebas di depan terlambat menyambut umpan cantik tersebut. Argentina terus menekan pertahanan Meksiko. Di menit ke-14, sebuah usaha Riquelme lewat tendangan langsung dari luar kotak penalti dapat diselamatkan oleh kiper Meksiko Oswaldo Sanchez.Di menit ke-20 Meksiko beruntung karena tidak dihukum penalti. Saat sepak pojok bagi Argentina terlihat jelas di layar televisi bola mengenai tangan pemain Meksiko Carlos Salcido namun wasit Roberto Rosetti asal Italia tak melihatnya. Meksiko akhirnya mampu melepaskan diri dari tekanan Argentina. Di menit ke-23 satu peluang Zinha lewat tendangan kerasnya masih dapat digagalkan kiper German Lux dan hanya menghasilkan sepak pojok.Sempat terjadi aksi dorong mendorong antar pemain berawal menyusul jatuhnya Ramon Morales saat dikawal Javier Zanetti di kotak penalti. Meksiko tampaknya berharap mendapatkan penalti atas insiden itu. Namun, wasit tetap tegas pada keputusannya bahwa tidak ada pelanggaran dan pertandingan dilanjutkan. Kedua tim masih terus mencoba membuka peluang dan pertandingan seringkali tersendat karena pelanggaran. Satu peluang dimiliki Argentina lewat sebuah serangan sebelum Juan Pablo Sorin berhasil melepas tendangan lambung melewati kiper Sanchez. Namun masih ada Gonzalo Pineda di mulut gawang dan membuang bola tersebut.Hingga turun minum kedua tim masih belum dapat menghasilkan gol. Sementara wasit Rosetti di babak pertama ini telah mengeluarkan dua kartu kuning masing-masing kepada Gabriel Milito dan Marquez.Di awal babak kedua baik Argentina maupun Meksiko tidak melakukan pergantian pemain. Argentina pun langsung membuka serangannya namun Saviola terlambat menjangkau sebuah umpan sehingga dapat digagalkan Sanchez. Begitu pula peluang Figueroa yang mencoba memanfaatkan umpan jauh Zanetti, sundulannya masih berada tipis di atas mistar gawang. Tendangan bebas Riquelme juga masih melenceng di atas gawang. Namun, Meksiko mampu melepaskan diri dari tekanan dan balik menyerang. Di menit ke-55 tendangan kaki kiri Zinha nyaris saja membuat Meksiko unggul jika saja tidak tertahan tiang gawang. Sementara tekanan terus dilakukan Tim Tango ini namun masih belum menghasilkan gol. Satu penyelamatan gemilang dilakukan kiper Sanchez saat menggagalkan sundulan Fabricio Colocchini di menit ke-59. Permainan keras semakin dipertunjukkan kedua tim. Pemain Meksiko Ramon Morales harus ditandu keluar dan mendapatkan perawatan pelipisnya yang sobek setelah dengan sengaja ditabrak Colocchini di menit ke-69.Pelatih Argentina Jose Pekerman akhirnya memasukan Pablo Aimar guna menambah serangannya skuadnya di menit ke-76. Pemain Valencia ini masuk menggantikan Santana. Sementara Meksiko mencoba membuka peluang. Serangan berbahaya dilakukan Meksiko di menit ke-77 dan sundulan Borggeti terkena tiang sebelum bola pantul ditepis oleh kiper German Lux. Satu menit kemudian Argentina lewat Aimar balik mengancam Meksiko. Sayang tendangan kerasnya dari luar kotak penalti namun masih berada di atas mistar gawang dan kedudukan masih tetap 0-0. Peluang kembali dimiliki Argentina lewat tendangan bebas Riquelme yang belum menemui sasaran. Namun Argentina harus kehilangan Saviola yang diganjar kartu merah menjelang akhir pertandingan. Saviola dengan sengaja melakukan pelanggaran yang seharusnya tidak perlu dilakukannya kepada Gonzalo Pineda. Pemain Barcelona ini menendang dari belakang pemain Meksiko ini setelah dia kehilangan bola. Kubu Meskiko juga harus bermain dengan sepuluh pemain setelah Marquez diganjar kartu kuning kedua alias kartu merah. Ganjaran ini diberikan kepada Marquez atas pelanggarannya kepada Aimar. Sementara sundulan Borgetti di saat injury time masih juga belum merubah kedudukan. Pertandingan akhirnya dilanjutkan dengan perpanjangan waktu setelah hingga babak kedua hasil tetap 0-0. Zanetti lebih dulu mengancam gawang Meksiko lewat tendangan langsung yang mampu diselamatkan Oswaldo Sanchez. Meski Argentina lebih banyak menekan namun Meksiko yang memimpin lebih dulu. Di menit ke-104 serangan cepat Medina mampu menembus pertahanan Argentina. Salcido mendapat umpan dari Medina, melepas tendangan yang membentur kaki Collocini dan masuk ke gawang Argentina. Argentina berusaha mengejar ketertingalannya di 15 menit kedua. Dua kali usaha pemain Argentina sempat digagalkan Sanchez. Namun kerja keras skuad besutan Jose Pekerman ini akhirnya membuahkan hasil.Figueroa yang mendapat umpan dari Maxi Rodriguez melepas tendangan ke gawang dari jarak dekat. Kiper Sanchez sudah berada di posisi yang tepat namun bola melewati kedua kakinya dan masuk ke gawang.Skor menjadi 1-1. Kedua tim kembali berjuang guna mendapatkan gol menentukan. Meski Argentina lebih banyak memiliki peluang namun skor tetap tidak berubah dan pertandingan harus dilanjutkan adu penalti.Meksiko akhirnya mendapatkan kesempatan pertama untuk melakukan tendangan penalti. Perez menjadi algojo pertama dan melakukan tugasnya dengan dengan baik guna membuat Meksiko unggul 1-0. Riquelme menyamakan kedudukan menjadi 1-1 setelah menjadi penembak pertama bagi Argentina. Pardo kembali membuat Meksiko unggul 2-1 namun Rodriguez tidak kesulitan menyamakan kedudukan menjadi 2-2.Jared Borgetti gol dan Meksiko kembali memimpin 3-2 dan kedudukan skor menjadi 3-3 setelah Aimar menjalankan tugasnya dengan baik. Salcido membuka peluang setelah membuat Meksiko unggul 4-3.Namun kiper Oswaldo Sanchez gagal menahan tendangan Galletti membuat skor kembali imbang 4-4. Gonzalo Pineda kembali membuat Meksiko memimpin namun Sorin menyamakan skor menjadi 5-5. Kiper Lux akhirnya mampu menahan tendangan Ricardo Osorio. Esteban Cambiasso akhirnya memastikan Argentina ke final setelah tembakannya membuat skuadnya unggul dan membuat skor akhir keseluruhan 7-6.Skuad : Meksiko : Oswaldo Sanchez, Pavel Pardo, Ricardo Osorio, Carlos Salcido, Rafael Marquez, Gerardo Torrado (T. Zinha), Mario Mendez, Luis Perez (Jaime Lozano), Alberto Medina (Ramon Morales), Jared Borgetti, Gonzalo Pineda.Argentina Players : German Lux, Gabriel Heinze, F. Coloccini, Maxi RodriguezΒ Β Β Β (Gabriel Milito) , Javier Zanetti, Juan R. Riquelme, Juan Pablo Sorin, E. Cambiasso, Pablo Aimar (M. Santana), Javier Saviola, L. Galletti (Luciano Figueroa) (key/)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads