Adriano:
Waktunya Argentina Hormati Brasil
Jumat, 01 Jul 2005 11:55 WIB
Jakarta - Persaingan Brasil dengan Argentina sudah menjadi rahasia umum. Tetapi Adriano mengatakan sudah waktunya Argentina menghormati Brasil. Dilansir Reuters, Jumat (1/7/2005), Adriano menceritakan soal insiden kecil saat sesi latihan terakhir yang digelar sebelum final Piala Konfederasi 2005 di Frankfurt. Striker Inter Milan ini menceritakan timnya dan Argentina sempat berpapasan di pinggir lapangan saat seusai latihan. Ketika itu, Adriano sempat melihat beberapa pemain Tim Tango yang mengeluarkan gerak-gerik provokatif. "Mereka mulai memperlihatkan gerak-gerik yang tidak terlalu menyenangkan. Sudah waktunya mereka untuk merefleksikan diri dan mengambil waktu untuk belajar menghormati seragam Brasil," tukas Adriano. Entah gerak-gerik apa yang dimaksud Adriano, tetapi perang urat syaraf memang kerap terjadi di kedua kubu. Untung, Adriano tidak membalas aksi provokatif itu, tapi striker berusia 22 tahun ini "mengamuk" di lapangan. Di final Piala Konfederasi yang berlangsung di Waldstadion, Frankfurt, Kamis (30/6/2005) dinihari WIB, Adriano menjadi pahlawan kemenangan Brasil setelah mencetak dua gol yang memantapkan keunggulan Tim Samba 4-1 atas rivalnya. Dua gol lainnya dicetak oleh Ronaldinho dan Kaka, sementara gol semata wayang Argentina dicetak Pablo Aimar. Adriano muncul sebagai top skor dengan total 5 gol, sementara Brasil memantapkan dirinya sebagai kandidat kuat jawara Piala Dunia 2006. "Di tiga piala dunia terakhir yang kami menangkan, yaitu di tahun 1970, 1994 dan 2002 kami tidak difavoritkan. Sekarang kami harus datang sebagai favorit dan menang juga sebagai favorit," tukas pelatih Carlos Alberto Parreira. (mel/)











































