Pelatih Cruz Azul Diculik
Rabu, 20 Jul 2005 13:28 WIB
Jakarta - Penculikan kembali marak di Amerika Latin. Pelatih Cruz Azul, Ruben Omar Romano, diculik setelah memimpin latihan klub Meksiko yang berbasis di Mexico City itu.Diceritakan wakil presiden Cruz Azul Alfredo Alvarez, Romano baru meninggalkan sesi latihan ketika lima orang bersenjata menyeretnya dari atas mobilnya dan membawanya pergi. Pelatih malang itu kemudian dilarikan oleh mobil yang telah dipersiapkan dan menghilang sampai sekarang. Mobil van yang ditinggalkan Romano telah ditemukan beberapa ratus meter dari kamp latihan dengan kondisi penuh peluru, namun pelatih asal Argentina tersebut belum diketahui keberadaannya. Polisi dilaporkan masih berjaga-jaga di sekitar lokasi sambil mengadakan investigasi. "Saya memohon orang-orang yang menahannya agar memperlakukannya dengan baik. Ruben adalah orang baik, anak yang baik dan seorang ayah yang sangat baik, tolong kembalikan dia dan jangan sakiti dia," ucap ayah Romano, Jose, dalam pesannya kepada media seperti dilansir Yahoosport, Rabu (20/7/2005).Para penculik dipercaya mengincar uang tebusan. Sebagai seorang pelatih klub top Meksiko, Romano tergolong cukup berduit. Per bulannya pria berusia 47 tahun ini memperoleh gaji US$ 100 ribu, jumlah yang tergolong besar untuk kebanyakan warga Meksiko. Penculikan terhadap Romano menambah panjang daftar penculikan figur sepakbola Amerika Latin. Di tahun 1999 kiper legendaris Meksiko Jorge Campos juga pernah merasakan pahitnya kehilangan orang tercinta ketika ayahnya, Alvaro Ramos, yang diculik selama beberapa pekan. Selain Meksiko, yang berada di peringkat kedua negara yang rawan penculikan di bawah Kolombia, kondisi ini juga sempat marak di Brasil dan Argentina. Bintang klub Brasil Santos, Robinho, bahkan sampai trauma karena ibunya pernah jadi korban penculikan. (mel/)











































