Bola Ber-Microchip Mulai Digunakan
Kamis, 15 Sep 2005 14:40 WIB
Jakarta - Hasil inovasi bola ber-microchip mulai digunakan. Rencananya bola yang berjuluk smartball ini akan dipakai di Piala Dunia U-17 di Peru mulai Jumat (16/9/2005) nanti.Smartball ini merupakan terobosan baru hasil kerjasama Adidas dengan FIFA. Ada unsur teknologi didalamnya, yaitu penggunaan microchip untuk memudahkan kerja wasit dalam membuat keputusan mengenai bola yang masuk ke gawang atau tidak."Wasit memegang kendali dalam permainan, ia tetap raja dilapangan dan hal itu tidak akan berubah. Teknologi ini akan membantu kerja wasit," ungkap Sekjen FIFA Urs Linsi kepada Reuters, Kamis (16/9/2005).Cara kerja teknologi Smartball ini sedikit rumit. Bola yang membawa microchip memancarkan sinyal radio ketika bola melewati garis gawang. Sinyal ini akan ditangkap oleh 12 penerima sinyal di setiap sudut lapangan dan kemudian dikirimkan ke komputer. Wasit yang bertugas kemudian akan menerima pesan apakah bola tersebut masuk atau tidak hanya dalam waktu kurang dari satu detik.Namun sinyal ini bersifat sebagai alat bantu saja dan tidak mutlak digunakan. Pasalnya teknologi tersebut akan efektif bila wasit memiliki keraguan apakah bola melewati garis gawang atau tidak. Selain itu wasit juga tetap menjadi pengambil keputusan terakhir meskipun ia menerima pesan dari sinyal bola tersebut.Presiden FIFA, Sepp Blatter, yang biasanya antipati terhadap penggunaan teknologi di lapangan, bahkan memberikan restunya atas penggunaan inovasi baru tersebut. Bahkan bila uji coba tersebut sukses digunakan, kemungkinan besar teknologi Smartball akan digunakan di Piala Dunia 2006 di Jerman nanti.Rencananya dua tim yang memiliki kehormatan untuk melakukan ujicoba bola ber-microchip ini adalah Uruguay dan Meksiko yang melakoni partai pembuka gelaran Piala Dunia U-17 nanti. (ian/)











































