Mancini: Kami Tidak Beruntung
Kamis, 20 Okt 2005 07:01 WIB
Jakarta - Pelatih Inter Milan Roberto menilai timnya tidak beruntung sehingga harus menerima kekalahan 0-2 dari FC Porto di Liga Champions, Kamis (20/10/2005). Selain itu Mancini pun menjelaskan alasan membangkucadangkan Adriano.Penyesalan terbesar Mancini adalah gagalnya Julio Cruz memanfaatkan peluang yang diperoleh Julio Cruz di awal pertandingan. Mantan pelatih Lazio itu menilai kesempatan tersebut merupakan kunci dari hasil akhir pertandingan."Kami sudah bermain dengan benar dan memiliki beberapa peluang bagus di awal pertandingan. Hanya saja gol bunuh diri itu mengubah semuanya, dan gol kedua pun datang sangat cepat. Terkadang Anda mampu bermain selama dua jam, tetapi tetap tidak bisa memasukkan bola," ujar Mancini usai pertandingan seperti dilansir Channel4.Porto mendapat keuntungan setelah bek Inter Marco Materazzi melakukan gol bunuh diri di menit 22 ketika berusaha menghalau umpan silang lawan di depan gawang. Belum pulih dari kejutan gol pertama tersebut, sepuluh menit kemudian Inter malah kemasukan gol lagi oleh tendangan bebas Benedick McCharthy."Meskipun Porto kalah di dua pertandingan pertamanya, kami tetap sadar bahwa pertandingan ini akan cukup berat. Saya puas dengan cara kami bermain, tetapi ketika dua gol keberuntungan terjadi, tidak ada yang bisa Anda lakukan," tambahnya.Sebelum pertandingan ini, Nerazzurri dipusingkan oleh ulah Adriano yang menunda kepulangannya ke Italia setelah membela Brasil di kualifikasi Piala Dunia. Masalah ini pun kembali menjadi pergunjingan karena Mancini kemudian menempatkan Adriano di bangku cadangan saat menghadapi Porto."Saya mengerti bahwa semua pemain tidak akan senang jika di taruh di bangku cadangan. Tidak hanya Adriano, tetapi juga Alvaro Recoba atau siapa pun. Adriano tidak mengikuti latihan selama lima hari, jadi saya pikir ini adalah tindangan yang sangat tepat," jelas Mancini kemudian.Sumber foto: (gazzetta). (lom/)











































