Peringatkan FIFA, Donald Trump 'Pasang Badan' buat Infantino

Peringatkan FIFA, Donald Trump 'Pasang Badan' buat Infantino

Yanu Arifin - Sepakbola
Rabu, 12 Agu 2026 05:00 WIB
EAST RUTHERFORD, NEW JERSEY - JULY 19: U.S. President Donald Trump and FIFA President Gianni Infantino hold the FIFA World Cup Winners Trophy before handing over to captain Rodri #16 of Spain at the award ceremony following the FIFA World Cup 2026 F
Gianni Infantino dan Donald Trump. (Foto: Getty Images/Dan Mullan)
Washington -

Donald Trump memasang badan buat Gianni Infantino, yang tengah menuai kecaman. Presiden Amerika Serikat itu memperingatkan FIFA.

Lewat media sosial Truth, Trump menyatakan dukungan tersebut. Ia menilai FIFA membuat kesalahan besar jika mengganti Infantino.

"FIFA akan membuat kesalahan besar jika, dengan alasan apa pun, mereka bahkan mempertimbangkan untuk mengganti Presiden Gianni Infantino," tulis Trump di media sosial.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Dia luar biasa, baru saja memimpin Piala Dunia yang paling sukses-empat kali lipat lebih sukses-dari yang pernah diselenggarakan. Jika dia pergi, acara itu takkan pernah sesukses atau seuntung itu lagi," katanya.

Amerika Serikat, bersama Kanada dan Meksiko, baru saja menjadi tuan rumah Piala Dunia 2026. FIFA mengklaim mencatat rekor pendapatan tertinggi dari ajang tersebut, yakni mencapai 15 miliar dolar AS atau setara Rp 268 triliun.

ADVERTISEMENT

Usai perhelatan tersebut, Infantino langsung mewacanakan menjual saham Piala Dunia ke pihak swasta. Lewat proyek FIFA Forward Enterprise (FFE), FIFA siap melepas 20 persen saham ke investor. Perusahaan swasta, Thrive Eteral, yang juga milik saudara menantu Donald Trump, dikabarkan bakal memimpin para investor jika proyek itu gol.

Rencana itu berbalik bak bumerang bagi Infantino. Ramai-ramai ia dikecam karena dianggap ingin 'menjual' sepak bola demi uang.

Tak cuma itu, kepemimpinan Infantino juga mulai digoyang. Konfederasi Asia, Amerika Tengah-Utara-Karibia (CONCACAF), dan Eropa (UEFA) mengambil sikap Infantino harus mundur.

FIFA mengklaim Gianni Infantino tetap mendapat dukungan untuk terus memimpin, termasuk dari beberapa federasi seperti Indonesia dan Argentina. Kini, perebutan kursi nomor satu induk sepakbola dunia itu masih berlangsung, yang bikin Donald Trump akhirnya ikut angkat suara.



(yna/pur)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads