Jelang Playoff PPD 2006
Pertaruhan Gengsi Spanyol
Jumat, 11 Nov 2005 12:58 WIB
Jakarta - Melawan Slovakia di playoff Piala Dunia 2006 pada 12 dan 16 November mendatang akan menjadi pertaruhan gengsi Spanyol. Tetapi menilik sejarahnya di playoff kualifikasi Piala Dunia, Raul Gonzalez cs pantas waspada. Menghadapi Slovakia, akan menjadi kali keempat Spanyol terjun di babak playoff kualifikasi Piala Dunia (PD). Pada tiga kesempatan sebelumnya, Spanyol hanya mampu melewati babak ini sebanyak satu kali. Pada kualifikasi PD Swiss 1954 Spanyol bersaing dengan Turki. Kegagalan di babak ini terhitung pahit karena mereka tersingkir lewat undian. Di Grup 6, Spanyol unggul 4-0 pada duel di kandang, tetapi tim Matador takluk 0-1 saat melawat ke kandang Turki. Pada masa itu selisih gol belum diperhitungkan. Tidak seperti sekarang yang memainkan sistem home dan away, playoff kualifikasi pun hanya digelar satu kali. Pada playoff yang digelar di Roma, kedua tim bermain imbang 2-2. Oleh karenanya untuk menentukan tim yang lolos dilakukan dengan undian koin. Turki yang beruntung. Kegagalan lain Spanyol di adalah pada PD Jerman 1974. Spanyol tergabung di Grup 7 bersama Yugoslavia dan Yunani di kualifikasi. Di akhir putaran grup, Spanyol dan Yugoslavia mengoleksi nilai yang sama sehingga playoff harus digelar. Di Frankfurt, lagi-lagi Spanyol tidak beruntung karena mereka takluk 0-1 lewat gol tunggal Josip Katalinsi.Satu-satunya keberhasilan Spanyol di putaran playoff adalah pada PD Inggris 1966. Ketika itu Republik Irlandia menjadi lawan mereka karena mengoleksi poin sama di Grup 9. Duel penentuan digelar di Paris, dan Spanyol menekuk Irlandia 1-0 melalui gol Armando Ufarte. Menjelang PD Jerman 2006, Spanyol harus menjalani playoff karena kalah bersaing dengan Serbia Montenegro di Grup 7. Meski playoff bukan sekali mereka lakoni tetapi kali ini berbeda karena mempertaruhkan gengsi Spanyol sebagai tim yang tak pernah absen di PD sejak 1978."Kami tidak mempertontonkan performa yang diharapkan di kualifikasi. Kami tidak konsisten dan karenanya adalah salah kami sendiri bermain di playoff. Tetapi kami tak boleh tergelincir lagi. Gengsi kami dipertaruhkan dan akan menjadi kekecewaan besar jika kami tidak lolos ke Jerman," imbuh kapten Raul Gonzalez. Beban Spanyol makin berat karena mereka akan melawan tim yang punya prinsip nothing to loose macam Slovakia. "Saya tak tertarik dengan yang lain. Perasaan kami akan baik jika kami mampu tampil bagus dan membanggakan. Saya sudah puas jika skuad melakukan itu," tandas pelatih Slovakia Dusan Galis.Berdasarkan rekor pertemuan, Spanyol baru dua kali bertemu dengan Slovakia (yang berpisah dengan Ceko pada 1993 lalu) tepatnya di kualifikasi PD Prancis 1998. Ketika itu Spanyol unggul 2-1 dan 4-1 secara tandang dan kandang. Prakiraan tim: Spanyol: Iker Casillas; Michel Salgado, Pablo Ibanez, Carles Puyol, Asier del Horno; Xavi, David Albelda, Xabi Alonso; Jose Antonio Reyes, Raul, Fernando TorresSlovakia: Kamil Contofalsky; Martin Skrtel, Roman Kratochvil, Marian Had, Martin Petras; Miroslav Karhan, Ivan Hodur, Jozef Valachovic, Peter Hlinka; Szilard Nemeth, Robert Vittek Foto: Timnas Spanyol mempertaruhkan gengsi (AFP) (mel/)











































