Argentina Mau Juara? Harus Main Curang!

Argentina Mau Juara? Harus Main Curang!

- Sepakbola
Selasa, 15 Nov 2005 12:17 WIB
Argentina Mau Juara? Harus Main Curang!
Jakarta - Kapasitas Argentina sebagai salah satu tim kuat di persepakbolaan dunia tidak diragukan lagi. Tetapi jika mau jadi juara di Piala Dunia 2006, Tim Tango harus berani main curang.Saran yang pasti tidak populer ini tidak muncul tanpa alasan. Adalah seorang Oscar Ruggeri yang menyerukan teman-temannya untuk sedikit "improvisasi", jika ingin menjadi juara di Piala Dunia 2006 Jerman.Bek yang tiga kali membela Argentina di Piala Dunia itu menggunakan kekalahan menyesakkan 2-3 dari Inggris di pertandingan uji coba akhir pekan lalu. Keunggulan 2-1 Argentina menjadi tidak berarti karena dua gol yang dicetak Michael Owen menjelang akhir pertandingan."Mereka (Inggris) menuduh pemain Argentina pura-pura jatuh untuk membuang-buang waktu. Tetapi di pertandingan level internasional, hal kecil seperti ini bisa membantu Anda memenangkan pertandingan dan masuk ke babak selanjutnya," ujar Ruggeri seperti dilansir Eurosport, Selasa (15/11/2005).Ruggeri bahkan menjelaskan lebih rinci bagaimana seharusnya pemain Argentina menerapkan taktik yang tidak konvensional itu di lapangan. Pemain yang 98 kali membela Argentina itu menyarankan agar pelatih Jose Pekerman melatih strategi yang dimaksudnya secara khusus."Jika masih ada tiga menit sisa dan Anda sudah hampir pasti lolos, Anda tidak perlu bermain seperti biasa. Pelatih harus melatih hal ini setidaknya selama tiga hari. Jika mereka mendapat tendangan bebas, pemain harus berbaring di lapangan dan membawa dokter serta terapi otot untuk memperlambat pertandingan. Kami harus membuat lawan-lawan dari Eropa menjadi bermain lambat," tandasnya.Sebagai pemain, prestasi Ruggeri cukup mengagumkan. Terbukti dengan suksesnya membantu Argentina menjadi juara dunia tahun 1986 dan finalis 1990. Namun sarannya agar pemain Argentina melakukan "improvisasi", patut diragukan. Karena sebagai pelatih, Ruggeri tidak pernah sukses.Ketika menangani klub Meksiko, UAG tahun 2003, Ruggeri mengundurkan diri karena kalah enam pertandingan pertamanya berturut-turut. Karir selanjutnya di Independiente juga hanya bertahan kurang dari empat bulan. Tahun 2004 Ruggeri melatih tim divisi Segunda, Elche. Namun lagi-lagi ia dipecat setelah 20 pertandingan. Terakhir karirnya di klub terkaya Meksiko, America, juga hanya bertahan enam pertandingan.Foto: Gol "tangan tuhan" Diego Armando Maradona sepertinya merupakan contoh "improvisasi" yang disarankan Oscar Ruggeri kepada pemain Argentina (ist). (lom/)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads