Australia Lolos ke Jerman
Penantian Panjang Itu Berakhir
Rabu, 16 Nov 2005 23:58 WIB
Jakarta - Australia akhirnya lolos ke Piala Dunia 2006 di Jerman usai menekuk Uruguay lewat adu penalti. Buat para pemain keberhasilan ini merupakan akhir sebuah penantian panjang. Dalam sejarahnya Negeri Kanguru baru satu kali mengikuti event sepakbola terbesar itu, yakni di Jerman 1974. Padahal mereka nyaris lolos di tiga kampanye terakhir.Sayang, Australia selalu tumbang di partai playoff. Menjelang PD 1994, Argentina mengkandaskan impian mereka. Pada playoff PD 1998 giliran Iran yang menjegal. Tiga tahun berselang Uruguay jadi penghalang menjelang PD 2002. Di playoff Piala Dunia 2006 leg pertama yang digelar akhir pekan lalu Australia menyerah 0-1 dari Uruguay di Montevideo. Tetapi secara matematis kans Harry Kewell cs masih besar karena hari Rabu (16/11/2005) ini bermain di kandang sendiri dan hanya tertinggal satu gol dari lawannya.Kedua tim memiliki agregat sama (1-1) sampai waktu perpanjangan waktu leg kedua berakhir karena Australia mencetak satu gol lewat Marc Bresciano. Partai pun harus diakhiri lewat adu penalti. Di babak tos-tosan skuad besutan Guus Hiddink unggul 4-2 hingga memastikan satu tiket ke Jerman. Keberhasilan Australia lolos ke Piala Dunia merupakan buah dari penantian selama 32 tahun. Tidak heran usai memastikan lolos para pemain girang bukan kepalang. "Jelas kalau bermain di Piala Dunia merupakan impian masa kecil saya, tapi bukan cuma saya tetapi juga impian buat seluruh negara karena kami setengah mati ingin lolos ke Piala Dunia sudah sejak lama dan sekarang itu menjadi nyata," tukas Lucas Neill seperti dikutip Sky, Rabu (16/11/2005). "Kami sudah menduga kalau itu akan segera terjadi. Kami telah menantikannya selama 32 tahun. Kami mendapatkan dukungan dari 20 juta orang dan kami masih tidak percaya. Kami sudah sampai di sana," ucap algojo penentu kemenangan John Aloisi mengamini ucapan Neill. "Keberhasilan kami merupakan suatu kelegaan buat semua orang yang terlibat. Setelah sekian lama, akhirnya waktu itu datang juga," demikian tutur penjaga gawang Mark Schwarzer. Kegembiraan para pemain pun dirasakan hampir di seluruh negeri. Sekitar 83.000 fans yang memadati Telstra Dome berpesta, sementara puluhan juta warga yang menyaksikan via siaran langsung televisi bergembira. "Fantastis! Kecemasan saya soal adu penalti berakhir. Selamat kepada seluruh tim dan semua orang yang membantu mewujudkan kembalinya kejayaan sepakbola Australia," imbuh Perdana Menteri John Howard. "Sepertinya semua orang di negeri ini menyanyikan lagu kemenangan. Itu yang sangat kami suka mendengarnya," tandas Harry Kewell.Congratulation, Australia! Foto: Para pemain Australia kegirangan setelah memastikan tiket PD Jerman (AFP/Torsten Blackwood). (mel/)











































