Blatter Kecam Salam Fasis Di Canio
Jumat, 16 Des 2005 14:45 WIB
Jakarta - Salam fasis Paolo Di Canio mendapatkan perhatian penuh oleh FIFA. Bahkan Presiden FIFA Sepp Blatter menyatakan tidak segan-segan memberi sanksi baik kepada pemain atau klub jika ditemukan masalah rasis. Di Canio baru saja lolos dari hukuman atas salam fasis yang dilakukannya saat memperkuat Lazio melawat ke Livorno, Minggu (11/12/2005). Namun klub, Lazio yang didenda sebesar 8 ribu euro oleh Federasi Sepakbola Italia. Namun, bukan berarti Di Canio dapat bebas melakukan sikapnya tersebut. Pasalnya, FIFA sudah mengeluarkan ancaman bukan hanya memberikan denda karena sikapnya tersebut namun akan mengeluarkannya dari pertandingan."Kami sekarang telah menambahkan kasus seperti ini dalam file kami. Reaksi saya sangat keras melawan semua diskriminasi dalam pertandingan kami," tegas Blatter seperti dilansir Yahoo Sport, Jumat (16/12/2005). "Saya tidak bisa membuat penilaian mengenai Di canio yang saya tahu dari laporan yang masuk. Namun dalam kasus seperti ini kami harus mengeluarkan pemain seperti ini dalam keluarga kami," kata Presiden FIFA ini. Isyarat simbol fasisme -- mengangkat tangan kanan ke udara --yang dilakukan oleh Di Canio bukanlah yang pertama kali dilakukan. Mantan striker West Ham United ini melakukan ulah yang sama saat timnya melawan AS Roma, Maret lalu.Ketika itu aksinya bahkan berbuah denda 10 ribu euro. Meski pun mendapatkan kritikan dan juga hukuman namun hal tersebut tidak membuat Di Canio kapok. Ia mengatakan akan tetap melakukan hal yang sama kepada para fans.Foto: Salam fasis Paolo Di Canio yang menuai kecaman (smh). (key/)











































