sepakbola
Follow detikSport Follow Linkedin
Selasa, 08 Sep 2020 09:50 WIB

Giorgio Chiellini Tua-tua Keladi

Yanu Arifin - detikSport
AMSTERDAM, NETHERLANDS - SEPTEMBER 07:  Giorgio Chiellini of Italy vies with Memphis Depay of Netherlands during the UEFA Nations League group stage match between Netherlands and Italy at Johan Cruijff Arena on September 7, 2020 in Amsterdam, Netherlands.  (Photo by Claudio Villa/Getty Images) Giorgio ChielliniFoto: Claudio Villa/Getty Images
Amsterdam -

Sukses Timnas Italia mengalahkan Timnas Belanda di UEFA Nations League, tak lepas dari performa Giorgio Chiellini. Bek veteran itu tampil apik di lini belakang.

Chiellini kembali membela Timnas Italia, setelah sempat absen panjang akibat cedera ligamen tahun lalu. Tak tanggung-tanggung, laga perdananya menghadapi Belanda dalam laga kedua Grup A1.

Menghadapi Belanda di Johan Cruyff Arena, Amsterdam, Selasa (8/9/2020) dini hari WIB, Chiellini diturunkan pelatih Roberto Mancini sejak awal. Ia berduet dengan rekannya di Juventus, Leonardo Bonucci, sebagai bek tengah.

Menurut catatan Whoscored, Chiellini menjadi bek yang paling sibuk di lini belakang Italia. Pemain 36 tahun itu membuat 2 tekel, 3 intersepsi, dan 8 clearance saat menghadapi gempuran Belanda, yang dimotori Memphis Depay, Donny van de Beek, dan Quincy Promes.

Statistik Chiellini bahkan lebih baik dari Virgil van Dijk, bek Belanda milik Liverpool, yang hanya punya catatan sekali intersepsi dan sekali membuat clearance. Whoscored pun memberi rating Chiellini dengan skor 7,63, terbaik keempat dalam skuad Azzurri dini hari tadi, yang akhirnya menang 1-0 lewat gol tunggal Nicolo Barella di penghujung babak pertama.

"Dia punya pengalaman, kualitas. Dia masih bisa memberi banyak pelajaran ke bek di seluruh dunia," kata Mancini usai laga.

"Penting bagi kami bisa memilikinya di lapangan sebab dia adalah seorang petarung. Saya senang dia kembali dan bagaimana dia mengatur dirinya bermain tanpa masalah," jelas sang pelatih.

Chiellini sendiri mengaku senang bisa kembali bermain apik. Hal yang memang menjadi tujuannya, di tengah spekulasi pensiun dirinya yang terus berhembus.

"Kami menyiapkan laga ini dengan baik dan bisa bermain di level tertinggi dalam dua musim terakhir," kata Chiellini kepada Rai Sport.

"Setelah lama lockdown dan melewati musim panas yang aneh, tak mudah kembali ke trek. Kami mengalahkan tim hebat dan mungkin harusnya bisa mencetak beberapa gol."

"Ketika kami lelah menjelang akhir, kami juga bisa menggalang pertahanan dengan baik. Itu juga bagian dari permainan: terkadang, Anda harus sedikit bekerja keras," ujar pemain yang punya 120 caps di Timnas Italia itu.

Kemenangan Italia mengantarnya memimpin Grup A1 dengan 4 poin, setelah di laga perdana sempat berimbang dengan Bosnia & Herzegovina. Italia unggul satu angka dari Belanda, diikuti Polandia (3 poin) dan Bosnia yang baru satu poin.



Simak Video "Prancis Vs Portugal Imbang, Ini Statistiknya"
[Gambas:Video 20detik]
(yna/nds)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detiksepakbola.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com