sepakbola
Follow detikSport Follow Linkedin
Selasa, 15 Sep 2020 05:10 WIB

LFP Turun Tangan, Neymar dan Alvaro Gonzalez Bisa Dihukum Berat

Randy Prasatya - detikSport
PSGs Neymar argues with Marseilles Alvaro, left, during the French League One soccer match between Paris Saint-Germain and Marseille at the Parc des Princes in Paris, France, Sunday, Sept.13, 2020. (AP Photo/Michel Euler) Pertikaian di laga Paris Saint-Germain vs Marseille berbuntut panjang. (Foto: AP/Michel Euler)
Paris -

Perseteruan antara Neymar dengan Alvaro Gonzalez menuju babak baru. Ligue de Football Professionnel (LFP) turun tangan menyelidiki tuduhan pelecehan rasialis.

Neymar menjadi salah satu pemain yang diganjar kartu merah dalam pertandingan Ligeu 1 Paris Saint Germain vs Marseille, Senin (14/9/2020) dini hari WIB. Bintang PSG itu tertangkap VAR memukul kepala Alvaro.

Selepas pertandingan, lewat akun Twitter pribadi, Neymar menuduh Alvaro sudah menyebutnya "monyet". Hal itu yang membuat Neymar colongan memukul kepala Alvaro saat terjadi kerumunan buntut dari pelanggaran Dario Benedetto ke Leandro Paredes.

Menurut France 24, Neymar bisa mendapatkan hukuman tambahan. LFP bakal mengumumkannya pada Rabu (16/9/2020) waktu setempat.

Komisi disiplin LFP juga bakal menyelidiki tuduhan Neymar terhadap Alvaro. Ada pula penyelidikan mencakup tudingan Alvaro diludahi oleh Angel Di Maria.

Setiap pelecehan rasialis dapat dikenakan skorsing maksimal 10 pertandingan. Meludah dengan mengarahkan ke pemain lain dapat menyebabkan larangan hingga enam pertandingan.

Sementara itu, Layvin Kurzawa bisa diskors hingga tujuh pertandingan. Hal itu karena dugaan Kurzawa melakukan kekerasan dengan mengarahkan ke Jordan Amavi.

Alvaro sudah membantah tuduhan Neymar lewat Twitter pribadi. Dia menegaskan tak pernah melakukan pelecehan rasialis. Neymar malah disebut seperti tidak bisa terima kekalahan.

Mantan pemain Barcelona itu kemudian membalas unggahan Alvaro di Twitter. Neymar menuduh Alvaro tidak bisa mengakui kesalahan.

"Anda bukan orang yang bisa menerima kesalahan, kalah adalah bagian dari olahraga. Tetapi untuk menghina dan membawa rasisme kembali ke dalam hidup tidak boleh, saya tidak setuju. Saya tidak bakal menghormati Anda! Anda tidak punya kepribadian! Jadilah Laki-laki sejati! Dasar rasis," tulis Neymar.



Simak Video "Tempeleng Kepala Pemain Marseille, Neymar Diskors 2 Laga"
[Gambas:Video 20detik]
(ran/pur)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detiksepakbola.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com