Wawancara Khusus dengan Sir Bobby Charlton

Wawancara Khusus dengan Sir Bobby Charlton

- Sepakbola
Kamis, 19 Jan 2006 11:08 WIB
Wawancara Khusus dengan Sir Bobby Charlton
Jakarta - Hari Rabu (18/1/2006) malam Detiksport dan majalah Gatra memperoleh kesempatan bertemu langsung dengan pemain legendaris Inggris dan Manchester United Sir Bobby Charlton di Manchester United Restaurant & Bar. Mengenakan baju batik, lelaki yang sampai saat ini memegang rekor pencetak gol terbanyak buat timnas Inggris dengan 49 gol itu dengan ramah dan antusias melayani obrolan kami. Berikut petikan hasil wawancara tersebut:Negara mana yang menurut Anda paling difavoritkan menjadi juara dunia di Jerman?Brasil tetap jadi favorit. Mereka memiliki bayak striker dan pencetak gol yang sangat hebat. Tetapi saya sendiri berpikir bahwa seseorang akan mengalahkan Brasil di Piala Dunia kali ini.Inggris pernah menjadi juara dunia tahun 1966, dan tidak pernah lagi sampai sekarang. Bagaimana peluangnya di Piala Dunia Jerman tahun ini?Ya, saya tahu. Itu waktu yang sangat lama. Tetapi saat ini saya pikir Inggris bisa diunggulkan di tempat kedua. Kami memiliki pemain yang sangat berpengaruh. Kami memiliki gelandang yang sangat kuat. David Beckham, (Steven) Gerrard mereka sangat solid. Wayne Rooney mungkin seseorang yang akan membuat perbedaan. Dia memiliki bakat yang sangat luar biasa.Sir Bobby yang sudah berusia 69 tahun terlihat sangat bersemangat, meski selama wawancara kedua telapak tangannya terus bergetar. Saat pembicaraan dikhususkan tentang Manchester United, saksi hidup Tragedi Munich saat pesawat tim MU mengalami kecelakaan tahun 1958 itu pun antusias bercerita.Bagaimana Manchester United membentuk pemain-pemain muda menjadi bintang?Ya. Kami memiliki akademi. Para pemain muda datang meski saat musim sekolah. Mereka biasanya datang mungkin Selasa-Kamis malam untuk mendapatkan pelatihan. Dari sana kami bisa melihat apakah ada seorang pemain muda yang bisa didukung untuk menjadi pemain profesional.Berapa rata-rata usia mereka yang datang?Ada yang mulai dari 12 tahun. Kami tidak langsung mengontrak mereka. Kami sama sekali belum memiliki komitmen apa pun. Akademi kami terbuka. Jika Anda ingin datang, silakan saja.Apakah mereka yang datang dipungut bayaran?Tidak. Semuanya gratis. Kami juga memiliki tim pemula yang selalu kami kirim mengikuti kompetisi di luar negeri. Maret mendatang kami akan mengikuti turnamen di Swiss, Cina, Hongkong. Ini akan menjadi pengalaman bagi pemain muda.Standar apa yang Anda pakai untuk ukuran seorang pemain muda bisa naik ke level yang lebih tinggi?Hal itu tergantung pelatih. Saya tidak tahu bagaimana mengatakannya. Terkadang seorang pelatih mengatakan seorang pemain itu bagus, tetapi pelatih lain bilang tidak. Kita tidak bisa mengatakannya. Kecuali untuk pemain-pemain tertentu yang bakatnya sangat menonjol sejak kecil seperti David Beckham, Michael Owen atau Wayne Rooney. Orang-orang sudah membicarakan Rooney saat dia masih berusia 12 tahun.Di Manchester United kami memiliki banyak pelatih dengan level yang berbeda dan mengikuti sistem kepelatihan klub. Dari yang terendah mengatakan seorang pemain bisa naik ke level berikutnya. Kemudian pelatih di atasnya merekomendasikan ke pelatih senior, barulah pemain tersebut ditentukan apakah bisa bermain di tim utama. Seperti itulah struktur yang kami pakai. Jika pelatih bilang "Pemain ini tidak bagus," maka dia tidak bagus. Tetapi tentu saja terkadang pelatih bisa salah. Seorang petugas protokoler yang berada di dalam ruangan mengingatkan waktu wawancara sudah habis. Sir Bobby menyadari itu, tapi ia masih semangat meladeni kami dan melanjutkan obrolan.Manchester United kerap membeli pemain dengan harga mahal, tetapi menjual dengan harga murah. Mengapa demikian?Itu karena Manchester United mengelola uang dengan jumlah yang sangat besar, dan Manchester United adalah klub yang sangat kaya. Kami harus membayar seseorang dengan harga terbesar yang mungkin. Begitulah cara Manchester United. Di dalam bisnis sepakbola, kami harus melakukan apa yang kami butuhkan. Terkadang kami perlu mengganti pemain, dan kami harus melakukannya. Beruntung saat ini kami tidak butuh mengganti pelatih. Tetapi saat butuh, kami akan melakukannya. Begitulah kami menjadi sukses, dan melanjutkan sukses kami.Protokoler yang tadinya mengalah saat wawancara berlangsung lebih lama, kali ini langsung mendatangi pemain legendaris itu. Namun sekali lagi Sir Bobby memintanya bersabar, dan wawancara terus berlangsung untuk dua pertanyaan terakhir dan sesi foto.Tadi malam media Inggris memberitakan ada insiden di Old Trafford. Ruud van Nistelrooy terlihat berselisih dengan Wayne Rooney. Hal seperti ini terjadi di banyak klub. Kalau di Manchester United, bagaimana mungkin ini bisa terjadi?Well, itu hanyalah gosip panas. Saya tidak suka membicarakan gosip (lalu tertawa--Red).Tentang pernyataan Anda bahwa Manchester United akan datang ke Indonesia, Anda yakin hal itu terjadi? Kapan?Saya mau tahun depan! Tentu saja akan sangat menyenangkan jika MU ke sini, seperti yang kemarin (dalam jumpa pers--Red) saya paparkan. Tetapi mungkin akan ada masalah. Kalaupun seperti itu, saya yakin dalam beberapa tahun tetapi tidak akan lama, kami akan ke Jakarta.Foto: Detiksport dan Sir Bobby Charlton (ist). (lom/)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads