Juergen Klopp Tumbuh dengan Juggling-juggling Diego Maradona

Lucas Aditya - Sepakbola
Kamis, 26 Nov 2020 11:20 WIB
Jakarta -

Diego Maradona punya arti penting untuk manajer Liverpool, Juergen Klopp. Juggling dari Si Tangan Tuhan ikut menginspirasi si juru taktik asal Jerman.

Maradona tutup usia, Rabu (25/11/2020) malam WIB. Dia mengalami serangan jantung. Sebelumnya, Maradona baru menjalani operasi penyumbatan pembuluh darah di kepala.

Selama berkarier menjadi pesepakbola, Maradona disebut sebagai salah satu pemain terbesar di abad ke-19. Dia menjadi tokoh sentral saat Argentina menjadi juara Piala Dunia 1986, saat itu Klopp baru akan menginjak usia19 tahun.

Dengan rentang usia dengan Maradona sejarak 7 tahun, Klopp sering melihat aksi-aksi pemain yang pernah memperkuat Napoli dan Barcelona itu. Maradona pun menjadi idola Klopp.

"Rasanya, aku berusia 53 tahun dan seperti seluruh hidupku, dia menjadi bagian dari itu. Saat aku masih sangat-sangat muda --mungkin 8 atau 9, 10 tahun-- aku melihat dia untuk pertama kalinya saat dia berusia 16 atau 17 tahun," kata Klopp di situs Liverpool.

"Dalam video, melakukan juggling bola, dari momen itu dia pemain panutan buatku."

"Itu seperti, dari sudut pandang level internasional ada Pele, Maradona, Messi, kalau anda mau --satu orang Brasil dan dua orang Argentina. Aku melihat dokumenternya belum lama ini. Diego merupakan orang yang sensasional, Maradona juga mengalami beberapa kesulitan. Izinkan aku untuk bilang ini. Aku akan merindukan keduanya," kata Klopp menambahkan.

(cas/krs)