Papa Bouba Diop Meninggal, Ini Golnya ke Gawang Prancis yang Mendunia

Adhi Prasetya - Sepakbola
Senin, 30 Nov 2020 13:40 WIB
SEOUL - MAY 31:  Papa Bouba Diop (left) of Senegal is chased by Emmanuel Petit (right) of France during the France v Senegal Group A, World Cup Group  Stage match played at the Seoul World Cup Stadium, Seoul, South Korea on May 31, 2002. Senegal won the match 1-0. (Photo by Brian Bahr/Getty Images)
Diop saat melawan Prancis di Piala Dunia 2002. Foto: Getty Images/Brian Bahr
Jakarta -

Papa Bouba Diop meninggal dunia pada usia 42 tahun. Eks pemain Timnas Senegal dikenal dunia lewat golnya ke gawang Prancis di Piala Dunia 2002.

Diop wafat di Paris pada Minggu (29/11/2020) waktu setempat. The Guardian menyebut ia sudah mengalami sakit berkepanjangan.

Sementara itu, L'Équipe menulis Diop meninggal karena Charcot disease, sejenis penyakit yang menyerang saraf dan membuat penderitanya merasakan mati rasa pada sendi.



Sepanjang kariernya, Diop bisa dibilang tak penah membela tim besar. Kiprahnya hanya berkutat di klub-klub macam Neuchatel Xamax, Grasshopper, Lens, Fulham, Portsmouth, AEK Athens, West Ham United, dan Birmingham City.

Prestasi Diop pun tak begitu gemerlap. Capaian yang paling diingat adalah saat ia bersama Portsmouth secara mengejutkan menjadi juara Piala FA 2008. Sementara di level timnas, ia membawa Senegal menjadi runner-up Piala Afrika 2002.

Namun bukan karena dua hal itu yang membuat namanya mendunia, melainkan karena golnya ke gawang Fabian Barthez di Seoul.

Senegal datang ke Piala Dunia 2002 dengan status debutan. Bertemu Prancis di laga perdana Grup A pada 31 Mei 2002, tak ada yang mengira Singa Teranga akan memberikan kejutan, terlebih saat itu Prancis berstatus juara Piala Dunia 1998 dan Piala Eropa 2000.

Namun Diop dkk berhasil membungkam publik. Di menit ke-30, El Hadji Diouf melepaskan crossing ke depan gawang Prancis. Bola disapu Emmanuel Petit, namun malah membentur Barthez. Diop yang tak jauh dari sana langsung menyambar bola tak bertuan itu ke ke gawang Prancis yang kosong.

Setelahnya, Prancis yang mengandalkan Sylvain Wiltord, Thierry Henry, dan David Trezeguet coba membalas, namun Senegal berhasil menjaga keunggulan hingga usai. Kemenangan tersebut amat bersejarah bagi Senegal, dan Diop menjadi bagian di dalamnya.

Senegal akhirnya menyudahi turnamen di fase perempatfinal, setelah takluk dari Turki lewat golden goal. Nahas bagi Prancis, mereka pulang lebih cepat setelah tersingkir di fase grup tanpa meraih kemenangan dan tak mencetak gol sama sekali.






Simak Video "Papa Bouba Diop Meninggal, Sadio Mane Kirimkan Bela Sungkawa"
[Gambas:Video 20detik]
(adp/cas)