sepakbola
Follow detikSport Follow Linkedin
Rabu, 09 Des 2020 20:20 WIB

Alejandro Sabella, Pelatih Argentina di Final Piala Dunia 2014 Wafat

Mohammad Resha Pratama - detikSport
RIO DE JANEIRO, BRAZIL - JULY 13: Head coach Alejandro Sabella of Argentina looks on with Lionel Messi after being defeated by Germany 1-0 in extra time during the 2014 FIFA World Cup Brazil Final match between Germany and Argentina at Maracana on July 13, 2014 in Rio de Janeiro, Brazil.  (Photo by Jamie McDonald/Getty Images) Alejandro Sabella, mantan pelatih Timnas Argentina meninggal dunia (Getty Images/Jamie McDonald)
Buenos Aires -

Sepakbola Argentina kembali ditimpa kabar duka. Setelah Diego Maradona, ada lagi pelatih Argentina yang tutup usia, dia adalah Alejandro Sabella yang membawa Tim Tango ke final Piala Dunia 2014.

Sabella menutup usia pada usia 66 tahun, Selasa (8/12/2020) waktu setempat. Sejak dua pekan lalu, Sabella dalam perawatan intensif di rumah sakit setelah kesehatannya memburuk.

Kabarnya Sabella terserang virus yang belum terkonfirmasi apakah itu Covid-19 atau bukan. Tapi, dari laporan media-media lokal Argentina, Sabella meninggal dunia karena penyakit jantung.

"Federasi Sepakbola Argentina melalui presiden Claudio Tapia, menyampaikan rasa belasungkawa atas kepergian mantan pelatih Timnas Argentina Alejandro Sabella. Peluk hangat untuk keluarga dan orang-orang tercinta yang ditinggalkan," ujar pernyataan resmi Federasi Sepakbola Argentina (AFA).

Setelah kepergian Maradona yang mendadak pada 25 November lalu, sepakbola Argentina memang tak berhenti dirundung duka. Sabella memang namanya tak sebesar Maradona, tapi dia jadi salah satu pelatih yang mampu membawa Argentina melaju lagi ke final Piala Dunia.

Pada 2014, Sabella tinggal selangkah lagi memberikan trofi Piala Dunia ketiga negaranya sekaligus yang pertama untuk Lionel Messi. Tapi, sayang, Argentina kalah 0-1 dari Jerman lewat gol Mario Goetze di masa perpanjangan waktu.

Sabellla menangani Argentina sedari 2011 hingga 2014 sebelum akhirnya mundur usai Piala Dunia 2014. Di luar Timnas Argentina, Sabella cuma sekali menangani klub yakni Estudiantes pada 2009 hingga 2011.

Saat masih bermain, Alejandro Sabella pernah mencicipi kerasnya Liga Inggris sedari 1978 bareng Sheffield United dan Leeds United. Sabella menghabiskan tiga tahun di Inggris, sebelum kembali ke Argentina pada 1982 dan gantung sepatu tujuh tahun setelahnya.

Prestasi terbaiknya adalah membawa Estudiantes menjuarai Copa Libertadores 2009 dan Liga Apertura Argentina 2010. Adios, Sabella.

(mrp/raw)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detiksepakbola.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com