Awas Rasis di Bernabeu

Jelang Liga Champions

Awas Rasis di Bernabeu

- Sepakbola
Senin, 20 Feb 2006 13:19 WIB
Awas Rasis di Bernabeu
Jakarta - Organisasi antirasis meminta ofisial termasuk wasit untuk bertindak jika aksi rasisme terjadi di partai leg pertama antara Real Madrid versus Arsenal.Tak dipungkiri, salah satu pertarungan Liga Champions yang paling menarik perhatian adalah Real yang menjamu The Gunners di stadion Santiago Bernabeu pada Selasa (21/2/2006) tengah malam nanti.Tidak hanya disorot oleh para penggila bola, pertarungan itu dipastikan juga bakal dipelototi para pemerhati masalah rasisme. Bisa dimaklumi, jika organisasi antirasis memperhatikan pertandingan tersebut.Catatan di Bernabeu untuk aksi rasisme memang cukup buruk. Arsenal bakal menjadi klub Inggris pertama yang bertanding di stadion itu sejak olok-olokan rasis monyet dilontarkan para penonton kepada pemain timnas Inggris berkulit hitam saat melakukan friendly game pada tahun 2004 lalu. Khawatir adanya aksi rasisme lagi, organisasi antirasis meminta ofisial mengambil langkah antisipasi, angan sampai pemain jatuh lebih dulu sebagai korban. Sebagai contoh, kejadian di Italia pada November lalu. Saat pemain Messina asal Pantai Gading, Marco Zoro memilih keluar lapangan sambil membawa bola akibat ejekan rasis saat bertarung melawan Inter Milan. Zoro bersedia kembali bermain setelah para pemain Inter membujuknya. "Meninggalkan lapangan memang pilihan setiap pemain. Sama halnya untuk tim dan wasit yang memimpin pertandingan saat itu. Sebaiknya, wasit segera ambil tindakan dengan mengeluarkan sementara pemain sampai situasi membaik. Jadi jangan sampai itu menjadi keputusan pemain," tutur Piara Powar, pimpinan organisasi antirasis, Kick It Out dilansir soccernet.Ditambahkan Power, bukan berarti tindakan meninggalkan lapangan itu adalah tindakan pengecut. Namun itu pantas dilakukan karena sangat melanggar hukum."Kami tidak menyarankan pemain untuk tetap bermain atau pergi, namun jika rasisme terjadi itu sudah sebuah kejahatan melanggar hukum. Bahkan digolongkan aksi kriminal melawan kemanusiaan," tandas Powar.Foto: Salah satu pemain kulit hitam Arsenal, Thiery Henry kemungkinan bisa jadi target aksi rasisme di Bernabeu (gblx) (erk/)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads